BPKP: Validasi Data PNS yang Diduga Fiktif Masih Berjalan

Rabu, 7 Juli 2021 19:33 Reporter : Idris Rusadi Putra
BPKP: Validasi Data PNS yang Diduga Fiktif Masih Berjalan pns. ©sijaka.files.wordpress.com

Merdeka.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terus melakukan validasi terhadap dugaan data fiktif Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan mengklarifikasi langsung PNS yang dikategorikan inaktif.

"Sejak menjadi perbincangan hangat, BPKP diminta membantu untuk turut serta melakukan cek dan ricek terhadap dugaan data fiktif PNS. Sampai dengan saat ini proses validasi data PNS yang diduga fiktif masih berjalan," kata Koordinator Forensik Digital dan Pengembangan Kapabilitas Pengawasan Bidang Investigasi BPKP, Totok Prihantoro dikutip dari Antara, Rabu (7/7).

Totok menyampaikan, untuk memperoleh keakuratan dan validasi data yang mumpuni diperlukan konfirmasi data secara langsung.

"Tim BPKP menggunakan prosedur klarifikasi data secara langsung ke unit kerja atas data ASN yang berstatus inaktif dalam Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan Bidang Reformasi Birokrasi Deputi Polhukam PMK, Lady Martha Boturan Hasian Napitupulu mengatakan agar persoalan data tidak terulang di kemudian hari diperlukan pengawalan sejak tahap pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Deputi Polhukam PMK BPKP sebagai Ketua Tim Pengawas Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pengadaan ASN Tahun 2021, mengawal setiap tahapan pengadaan ASN. Di tahap pendaftaran, pelamar harus memasukkan NIK, di mana aplikasi SSCASN sudah terintegrasi dengan data kependudukan di Kemendagri," katanya.

2 dari 2 halaman

BKN Selidiki 97.000 PNS Tak Ikuti PUPNS

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyelidiki 97.000 PNS yang tidak mengikuti Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS).

Kepala BKN. Bima Haria Wibisana menjelaskan PUPNS sudah dilakukan tahun 2003 dan 2015. Berdasarkan penyelidikan, sebanyak 97.000 PNS yang tidak mengikuti PUPNS disebabkan oleh beberapa kondisi.

"Tersisa data 7.272 PNS yang dinyatakan tidak aktif lagi dan telah dibekukan. PUPNS telah dinyatakan selesai pada akhir 2016," ujar Bina.

Dia juga menuturkan pada tahun ini BKN kembali menggulirkan pengkinian data ASN melalui Program Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPT Non-ASN. [idr]

Baca juga:
Salah Unggah Swa Foto Saat Daftar CPNS, Bisa Bikin Gagal Seleksi?
Pendaftaran Seleksi CASN Kemenag Dibuka Hingga 21 Juli 2021, Cek Formasi & Syaratnya
Satu Minggu Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka, Intip Kabar Penting Terbarunya Berikut ini
Hati-Hati, Kesalahan ini Kerap Dilakukan Pelamar CPNS Sebabkan Gugur Saat Pendaftaran
Pendaftar Capai 1,7 Juta per Hari ini, Berikut 10 Instansi CPNS Masih Sepi Peminat

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penerimaan CPNS
  3. PNS
  4. BKN
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini