BP Tapera wajib terbentuk tahun ini agar dana Rp 2,5 triliun bisa segera cair

Senin, 22 Oktober 2018 14:39 Reporter : Merdeka
BP Tapera wajib terbentuk tahun ini agar dana Rp 2,5 triliun bisa segera cair Perumahan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah melalui Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) telah mengalokasikan Rp 2,5 triliun dari APBN 2018 sebagai modal awal pembentukan Badan Pengelola Tapera (BP Tapera). Namun, pendirian BP Tapera hingga kini belum dapat terealisasi sebab Komite Tapera tengah merampungkan penetapan komisioner dan deputi komisioner.

Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Adang Sutara mengatakan, pembentukan komisioner dan deputinya itu telah molor dari target waktu awal, yakni pada Maret 2018.

"Penetapan satu komisioner dan empat deputi komisioner BP Tapera seharusnya Maret 2018. Sekarang sudah Oktober, jadi sudah lewat 7 bulan," keluh dia di Jakarta, Senin (22/10).

Dia menekankan, pembentukan BP Tapera harus dapat segera rampung dan beroperasi tahun ini. Sebab, BP Tapera tidak akan lagi disokong oleh anggaran negara jika sudah terbentuk secara mandiri. "Kalau kita berpatokan ke anggaran, harusnya bulan Desember (2018) itu bisa dilaksanakan. Karena BP Tapera pemerintah mengalokasikan Rp 2,5 triliun dana awal dana abadi yang dikembangkan dan hasil kelolaan untuk operasional BP Tapera," jelas dia.

"Dana Rp 2,5 triliun itu diberikan hanya satu kali. Jadi di APBN 2019 sudah tidak dianggarkan lagi, karena ini untuk modal awal," tambahnya.

Khalawi menambahkan, pembentukan komisioner akan diselesaikan dalam waktu dekat ini, sambil menunggu tanda tangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pembentukan BP Tapera.

"Jadi sekarang RPP sudah digarap Menteri Keuangan, sudah ada di biro hukum. Kita mau naikkan itu ke Menteri Keuangan dan masih tunggu Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Darmin Nasution)," tutur Khalawi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Kementerian PUPR
  2. Perumahan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini