KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

BP catat minyak tetap jadi bahan bakar dominan di Indonesia

Kamis, 14 September 2017 11:44 Reporter : Siti Nur Azzura
eksplorasi minyak lepas pantai. shutterstock

Merdeka.com - Kepala Ekonom British Petroleum (BP) Group, Spencer Dale, mencatat minyak tetap menjadi bahan bakar dominan di Indonesia, yakni sebesar 41 persen dari total konsumsi energi primer pada 2016. Diikuti oleh batu bara sebesar 36 persen dan gas alam sebesar 19 persen dari konsumsi energi primer.

Berdasarkan penelitian BP, konsumsi minyak Indonesia di 2016 mencapai 55 persen dari total produksi minyak Indonesia. Sementara, 45 persen lainnya merupakan konsumsi minyak impor.

Selain itu, BP juga mencatat produksi minyak mengalami peningkatan 4,8 persen sebesar 40 Kb/d pada 2016. Angka ini tentunya menghentikan penurunan yang berkelanjutan sejak 2010.

"Rasio antara produksi minyak terhadap konsumsi minyak Indonesia di tahun 2016 mencapai 54,6 persen," kata Dale di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (14/9).

Sementara itu, konsumsi gas alam mengalami penurunan sebesar 7 persen pada 2016. Angka ini merupakan yang terendah sejak 2007 dan lebih dari 13 persen lebih rendah dari puncaknya di 2010.

Sedangkan, produksi gas alam turun untuk tahun keenam berturut-turut sebesar 7,4 persen menjadi 5,3 Bcm pada 2016. Dale mencatat, perolehan tersebut 19 persen lebih rendah dari puncak produksi gas alam di 2010.

"Rasio antara produksi gas alam terhadap konsumsinya di tahun 2016 mencapai 185 persen," imbuhnya.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.