Bos PT PAL harap sinergi BUMN beri nilai tambah industri perkapalan RI

Jumat, 29 September 2017 13:16 Reporter : Siti Nur Azzura
Bos PT PAL harap sinergi BUMN beri nilai tambah industri perkapalan RI Kapal tanker Tanjung Glory Dua milik Pertamina. Divisi Humas Polri

Merdeka.com - PT Pertamina menandatangani kerja sama dengan badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kluster Industri Berat dan Perkapalan, guna meningkatkan industri perkapalan lokal yang disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Salah satunya kerja sama antara PT Pertamina dengan PT PAL Indonesia.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Budiman Saleh berharap dengan adanya sinergi ini, bisa memberikan nilai tambah ke masing-masing perusahaan. Termasuk untuk kepentingan negara dan masyarakat dalam pembangunan nasional.

"Sinergi antara Pertamina dan NSHI secara langsung akan memberikan multiflier efek terhadap kemajuan industri perkapalan di Indonesia. Di mana, memberikan kenaikan sales BUMN perkapalan dan industri berat, peningkatan kemampuan design, dan dampak positif dalam penghematan devisa negara," kata Budiman di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (29/9).

Dia menambahkan, kerja sama tersebut antara lain dalam membangun kapal tanker hingga ukuran 30.000 DWT, repair kapal dan non kapal seperti SPM, kilang, dan sebagainya. Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pertamina dalam melaksanakan overhaul SPM (single point mooning) sebanyak 16 kali sejak tahun 2009 dengan cara penunjukkan langsung kepada PT PAL.

"Kerja sama ini dapat meningkatkan kontribusi aktif BUMN perkapalan dan industri berat dalam tiga aspek pembangunan di Indonesia, Kemandirian Nasional, yaitu kemandirian sektor maritim dan perhubungan, kemandirian energi, dan kedaulatan pangan," katanya.

Dengan adanya PMN yang diberikan pemerintah kepada BUMN perkapalan dan industri berat, telah memberikan dampak peningkatan kapasitas produksi dan peningkatan kemampuan SDM. Sehingga sudah terlihat adanya perbaikan terhadap delivery time dan kualitas produk yang dihasilkan.

"Dengan modal yang kami miliki tersebut, kami lebih percaya diri untuk dapat mensupport PT Pertamina dalam memenuhi kebutuhan aada perkapalan yang dibutuhkan Pertamina seperti pembangunan kapal-kapal Tanker, LNG carrier, LNG Feeder dan FSRU serta perbaikan dan pemeliharaan baik kapal maupun non kapal dengan mengutamakan aspek quality, cost, dan on time delivery serta mengedepankan asas Good Corporate Governance," jelas Budiman. [sau]

Topik berita Terkait:
  1. Pertamina
  2. BUMN
  3. Sinergi BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini