Bos Hotel Indonesia Harap Bisa Jadi Induk Konsolidasi BUMN Perhotelan

Kamis, 30 Januari 2020 14:29 Reporter : Merdeka
Bos Hotel Indonesia Harap Bisa Jadi Induk Konsolidasi BUMN Perhotelan Hotel Indonesia. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Iswandi Said angkat bicara soal rencana konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perhotelan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan kepentingan pemegang saham mayoritas, dalam hal ini Kementerian BUMN. Begitu pula dengan penunjukan induk grup konsolidasi tersebut.

"Tentu itu saya serahkan kepada Kementerian BUMN selaku pemegang saham, siapa yang akan jadi leadernya. Saya sendiri akan fokus bagaimana HIN bisa menjalankan perannya dalam grup konsolidasi tersebut," ujar Iswandi di Kementerian BUMN, Kamis (30/1/2020).

Dia menjelaskan, HIN nantinya akan meningkatkan pelayanan dan hospitalitynya dalam memajukan grup konsolidasi tersebut. Namun dirinya mengakui kalau saat ini hanya HIN satu-satunya BUMN yang fokus mengelola perhotelan.

"Kalau ini sudah ramai-ramai kita lakukan, saya rasa Kementerian BUMN punya pertimbangan siapa yang layak. Kalau selama ini bicaranya dikembalikan ke core (bisnis), corenya ya ada di HIN, kita berharap corenya di HIN," imbuhnya.

Ke depannya, HIN akan terus meningkatkan pelayanan untuk pelanggan. Meski demikian, Iswandi tidak menyebutkan bahwa perusahaan akan melakukan diversifikasi ke dalam bisnis lain yang di luar intinya.

"Kalau bangun condominium, kita tidak berniat beralih ke situ. Tapi kita lebih mendukung pada pelayanan dan SDM-nya. Jadi kita bisa masuk ke rumah sakit, tapi dalam hospitalitynya, kalau untuk bangun rumah sakitnya, enggak," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Tingkatkan Efisiensi

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mendukung langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir untuk menyatukan atau konsolidasikan bisnis hotel perusahaan BUMN. Sebab, dengan bergabungnya bisnis hotel BUMN akan lebih efisien dari sisi pengelolaan maupun core bisnis perusahaan.

"Nah tapi kembali lagi kalau misalkan hotelnya dikonsolidasi kita enggak masalah malah lebih bagus kita senang. Itu bagian dari sesuatu yang sangat menguntungkan," ujarnya saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (22/12).

Menurutnya dia, dengan konsep konsolidasi tersebut justru bisa meningkatkan kinerja hotel itu sendiri. Sehingga nantinya secara bersamaan antara BUMN satu dengan lainnya bidang saling membantu memasarkan hotelnya.

"Karena gini kalau kita bicara konsolidasi kita bicara akan ada konsep sinergi jadi nanti akan saling tersinergi. Tersinergikan dengan konsep konsolidasi itu," jelasnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Hotel Indonesia Natour Catatkan Laba Rp 50,8 Miliar Sepanjang 2019
Angkasa Pura II Bangun Hotel Bintang 3 di Bandara Soekarno Hatta
PT HIN Siap Jalankan Rencana Erick Thohir Lebur Pengurusan Hotel Anak Usaha BUMN
Jokowi Resmikan Hotel Bintang 4 di Labuan Bajo, Tengok Fasilitasnya
Penjelasan UNS Soal Pengoperasian Hotel Tak Kantongi Izin
Disewakan Untuk Umum, Hotel Milik UNS Belum Berizin

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hotel
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini