Bos Grab Harap Taksi Online Tak Kena Perluasan Ganjil Genap

Selasa, 13 Agustus 2019 12:27 Reporter : Anggun P. Situmorang
Bos Grab Harap Taksi Online Tak Kena Perluasan Ganjil Genap Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menanggapi rencana pemberlakuan sistem ganjil genap untuk taksi online. Menurutnya, pengemudi taksi online akan kehilangan pendapatan jika peraturan ganjil genap juga diberlakukan untuk transportasi tersebut.

"Kita juga lihat dampaknya dan mitra-mitra pengemudi taksi online itu nanti bisa berpotensi kehilangan pendapatannya karena perluasan ini. Tentunya kita tidak mau ada impact massal terhadap penurunan pendapatan," ujarnya di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (13/8).

Dia mengatakan, taksi online sudah diakui menjadi salah satu transportasi publik yang mendorong pendapatan ekonomi pengemudi mitra. Selain itu, adanya taksi online juga mendukung penurunan kepadatan lalu lintas menurun.

"Saya kira taksi online ini kan sudah diakui juga sebagai transportasi publik jadi pertama adalah dia mendukung kegiatan perekonomian. Lalu dia juga mendukung program untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi karena taksi online ini kan bisa melayani 10 sampai 20 perjalanan ya seharinya," jelasnya.

Ridzki telah mengusulkan kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta agar memberi pengecualian kepada taksi online. Hingga kini, permintaan tersebut masih dalam pembahasan dengan pihak pemprov DKI.

"Melihat aspek ini memang kami menyarankan memberikan usulan untuk memberikan pengecualian kepada taksi online yang ujungnya adalah memudahkan masyarakat juga, dan membantu kestabilan ekonomi bagi para pengemudi," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini