Bos Freeport minta maaf atas amukan dan bentakannya ke anggota dewan

Jumat, 10 Februari 2017 07:18 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Bos Freeport minta maaf atas amukan dan bentakannya ke anggota dewan Chappy Hakim. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Chappy Hakim, meminta maaf atas tindakannya pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Hanura, Mukhtar Tompo. Pada rapat kemarin, Chappy bersitegang hingga mengamuk dan membentak Mukhtar.

"Hal yang terjadi selesai rapat Komisi VII adalah hal yang tidak diinginkan oleh pihak manapun. Dengan tulus saya memohon maaf kepada Komisi VII atas polemik yang terjadi," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/2).

Chappy menegaskan bahwa dirinya sangat menghargai segala masukan dari anggota dewan. Termasuk salah satunya yang menjadi akar permasalahan yakni progres pembangunan smelter.

"Saya memastikan akan tetap mematuhi hukum dan seluruh peraturan di Indonesia. Saya berharap dapat terus bekerja sama dan berkontribusi kepada seluruh pemangku kepentingan di Papua dan Indonesia."

Dia juga membantah telah melakukan pemukulan terhadap legislator tersebut. "Tidak benar telah terjadi pemukulan sebagaimana pemberitaan di media. Hal ini sejalan dengan pernyataan dari pak Mochtar sendiri bahwa tidak terjadi pemukulan," jelasnya.

Sebelumnya, Mukhtar bercerita awalnya, saat sesi diskusi rapat, meminta sikap konsisten dari PT Freeport Indonesia terkait pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur.

"Konsisten yang saya maksud internal Freeport sendiri, atau Freeport dengan lembaga lain yang menjadi mitra dalam membangun smelter. Selama ini lain jawaban Gresik, lain jawaban Freeport," kata Mukhtar di Gedung DPR, Jakarta.

Usai melontarkan pernyataan tersebut, Politikus Hanura itu langsung menghampiri Chappy Hakim untuk bersalaman saat rapat telah dinyatakan ditutup. Namun, saat sudah mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan Chappy Hakim, Mukhtar mengaku mantan Kasau tersebut menolak untuk bersalaman dengan dirinya.

"Dia (Chappy Hakim) sensi. Di tepis tangan, dia tunjuk dada, baju saya kena," ucapnya.

Dia mengaku, Chappy Hakim naik pitam atas pernyataannya itu. "Kau jangan macam-macam? Mana? Mana, kata kalian, tidak konsisten? Saya konsisten. Mana (tidak konsisten)?" kata Mukhtar menirukan pernyataan Chappy Hakim yang sembari marah-marah.

Setelah itu, menurut pengakuan Mukhtar, Chappy Hakim langsung pergi usai membentak dirinya. "Dia pergi, saya diam saja," katanya. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini