Bos BPS Sebut Pergerakan Harga di Ibu Kota Baru Terkendali

Senin, 2 September 2019 14:16 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos BPS Sebut Pergerakan Harga di Ibu Kota Baru Terkendali Gedung BPS. ©2018 wordpress.com

Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan, pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Ibu Kota Baru, atau Kalimantan Timur terpantau terkendali. Hal ini tercermin dari kota perkembangan harga yang dicatat BPS di dua kota yakni di Samarinda dan Balikpapan.

"Pada bulan Agustus ini inflasi Samarinda 0,07 persen, rendah. Sementara di Balikpapan justru mengalami deflasi sebesar 0,52 persen," ujar Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (2/9).

Sebelumnya, secara nasional BPS mencatat inflasi selama bulan Agustus 2019 sebesar 0,12 persen, angka ini lebih rendah dibanding Juli 2019 di 0,31 persen. Sementara Untuk inflasi tahun kalender Januari-Agustus 2019 mencapai 2,48 persen, sedangkan inflasi tahun ke tahun sebesar 3,49 persen.

Dia mengungkapkan, dari 82 kota IHK yang dilakukan pemantauan, sebanyak 44 kota mengalami inflasi. Sedangkan 38 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi dialami di Kudus sebesar 0,82 persen, sedangkan terendah yaitu di Tasikmalaya, Madiun, Parepare sebesar 0,04 persen.Sementara untuk deflasi tertinggi dialami Baubau sebesar -2,10 persen dan deflasi terendah di Tegal, Palopo -0,02 persen.

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi memutuskan lokasi pemindahan ibu kota Indonesia berada di Pulau Kalimantan Timur. Setidaknya terdapat dua wilayah yang ditetapkan yakni di Kabupaten Penajam Paser Utara dan di Kabupaten Kutai Kartanegara. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini