Bos BPS Beberkan Faktor yang Buat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Merosot Tajam

Senin, 22 Juni 2020 14:36 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos BPS Beberkan Faktor yang Buat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Merosot Tajam Gedung BPS. ©2018 wordpress.com

Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto membeberkan beberapa indikator yang membuat pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 terkoreksi lebih rendah dibandingkan kuartal I-2020. Salah satunya merosotnya Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia.

Berdasarkan perhitungannya, penjualan mobil turun hingga mencapai 93,21 persen. Kemudian untuk penjualan kendaraan bermotor juga mengalami kontraksi hingga 79,31 persen.

"Jadi dalam sekali, demikian juga dengan impor bahan baku. Untuk PMI (Purchasing Managers Index) manufaktur Indonesia meski ada kenaikan sedikit pada Mei di 28,6 masih jauh dari 50, di mana itu angka yang diinginkan," ujar Suhariyanto saat melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Senin (22/6).

Dia menambahkan, indikator lain menunjukan penurunan terhadap laju ekonomi di kuartal II yakni dari sisi pengeluaran. Di mana dari sisi jumlah penumpang angkutan udara pada kuartal I-2020 kontraksi sudah terjadi namun masih di kisaran 13,62 persen. Sementara posisi di kuartal II, angka tersebut sudah merosot lebih dalam di kisaran 87,91 persen.

1 dari 1 halaman

Sisi Pengeluaran

rev1

Kemudian hal lain adalah dilihat dari sisi pengeluaran pemerintah yang menunjukkan kinerja yang buruk. Meski pada kuartal I belanja pegawai masih meningkat, namun untuk belanja barang sudah mengalami kontraksi sebesar 6,12 persen.

"Sedangkan di kuartal II ini baik belanja pegawai dan barang atau modal kontraksinya lebih dalam. Tapi untuk realisasi bansos lebih bagus dari kuartal I karena pemerintah memang berkomitmen meningkatkan perlindungan sosial," jelas dia. [idr]

Baca juga:
Bos BI : Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan II Lebih Rendah
Pemerintah Kerja Keras Agar Ekonomi RI Kembali ke 5 Persen di 2021
Harapan Pengusaha di Usia Jakarta ke-493 Tahun: Ekonomi Bisa Pulih
Wapres Ma'ruf Akui Ekonomi Indonesia Melambat Karena PSBB
Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih di 2021

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini