Bos BKPM Beberkan Penyebab Tingginya Realisasi Investasi Luar Jawa

Senin, 23 November 2020 17:10 Reporter : Sulaeman
Bos BKPM Beberkan Penyebab Tingginya Realisasi Investasi Luar Jawa investasi. shutterstock

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia buka suara atas meningkatnya realisasi investasi di luar pulau Jawa pada kuartal III-2020. Menurutnya, hal ini tak lepas dari upaya pemerintahan Jokowi yang gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur di luar pulau Jawa.

"Realisasi investasi di tahun 2018 sampai 2019 antara luar Jawa dan Jawa masih ada gap 5 sampai 4 persen. Namun di kuartal III-2020 ini mulai berimbang, ini dampak dari gencarnya pembangunan infrastruktur di luar Jawa oleh presiden Jokowi selama 5 tahun terakhir," paparnya dalam Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Senin (23/11).

Bahlil mencatat, realisasi investasi di luar pulau Jawa pada kuartal III tahun ini mencapai Rp110,4 triliun atau naik 17,9 persen secara (yoy). "Sehingga, investasi di luar pulau Jawa mencapai 52,8 persen," jelasnya.

Sementara itu, perolehan investasi di pulau Jawa mencapai Rp98,6 triliun atau turun 12 persen secara (yoy). Sehingga investasi di pulau Jawa kali ini hanya setara 47,2 persen. "Jadi, investor tidak lagi fokus di pulau Jawa," imbuh dia.

Namun, jika dilihat dari data sebarannya, realisasi investasi tertinggi ada di Jawa Barat dengan nilai Rp28,4 triliun, disusul DKI Jakarta sebesar Rp22,3 triliun, Banten sebesar Rp21,5 triliun, Jawa Timur sebesar Rp15,5 triliun dan Riau sebesar Rp13 triliun.

Lalu untuk PMA, Singapura menjadi negara dengan nilai investasi ke Indonesia yang terbesar, mencapai USD 2,5 miliar. Peringkat selanjutnya diikuti China dengan nilai USD 1,1 miliar, lalu Jepang mencapai USD 0,9 miliar, Hong Kong sebesar USD 0,7 miliar dan Belanda USD 0,5 miliar.

"Jadi, ukuran investasi yang berkualitas sudah tercapai, salah satunya karena investasi antara Jawa dan luar Jawa sudah berimbang. Ini juga baik untuk ciptakan kawasan ekonomi baru di luar Jawa," paparnya. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini