Bos BKPM Beberkan Alasan Penurunan Investasi Asing RI Lebih Rendah dari Negara Lain

Selasa, 17 November 2020 13:07 Reporter : Merdeka
Bos BKPM Beberkan Alasan Penurunan Investasi Asing RI Lebih Rendah dari Negara Lain investasi. shutterstock

Merdeka.com - Berdasarkan data dari beberapa Lembaga dunia mengenai Penanaman Modal Asing (PMA) dari investment global mengalami penurunan hingga 30-40 persen, sementara Indonesia turunnya hanya 10 persen saja.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan PMA Indonesia turun hanya 10 persen dikarenakan semenjak dirinya menjabat sebagai kepala BKPM pada Oktober 2019, pihaknya segera menyelesaikan investasi yang mangkrak.

"Jadi saya begitu masuk di BKPM pada 2019 bulan Oktober itu ada investasi mangkrak kurang lebih Rp 708 triliun, nah investasi mangkrak itu sudah terjadi sekitar 4 tahun sampai 5 tahun dan tidak selesai-selesai," kata Bahlil dalam Market Outlook 2021 "Resilience to Counter Economic Turbulence - Day 1, Selasa (17/11).

Sebelumnya memang banyak orang yang bertanya kenapa PMA Indonesia turunnya tidak lebih dari 10 persen dibanding negara lain yang turunnya hingga 40 persen. Lantaran selama setahun BKPM menyelesaikan persoalan investasi mangkrak yang bertujuan untuk menarik minat investor lagi.

"Sekarang sudah terealisasi Rp 474,9 triliun, kuncinya jadi kami selama hampir setahun menyelesaikan persoalan-persoalan ini," ujarnya.

Dia menyebutkan terdapat 3 persoalan utama sehingga PMA Indonesia tidak mengalami penurunan yang signifikan. Di antaranya pertama, BKPM menyelesaikan persoalan ego sektoral antara Kementerian/Lembaga.

Kedua, menyelesaikan aturan yang tumpang tindih di tingkat Kabupaten, provinsi dan pusat. Ketiga, persoalan terkait tanah.

"Persoalan tanah ini memang harus kita akui sangat komplesk sekali, dalam bahasa saya ini ada semacam makhluk yang dapat dirasakan tapi tidak bisa dipegang. Mereka pemain-pemain top ini yang menjadi fokus kita di BKPM," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini