Bos BKPM: Banyak Perusahaan Taiwan Ingin Relokasi dari China ke Indonesia

Rabu, 22 Juli 2020 19:07 Reporter : Idris Rusadi Putra
Bos BKPM: Banyak Perusahaan Taiwan Ingin Relokasi dari China ke Indonesia gedung BKPM. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyebut bahwa banyak perusahaan asal Taiwan yang ingin merelokasi investasinya dari China ke Indonesia.

"Bahkan Taiwan sudah komunikasi dengan kita bahwa mereka itu mau relokasi dari China itu banyak. Sekarang mereka sudah ngomong tapi belum mau di-publish," katanya dalam paparan realisasi investasi secara daring dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (22/7).

Dalam catatan BKPM, sepanjang triwulan II-2020, Taiwan berada di urutan ke-9 dalam daftar investasi yang masuk ke Indonesia dengan nilai investasi USD 77,3 juta dengan 238 proyek.

Sedangkan dalam hitungan hingga Semester I-2020, Taiwan berada di urutan ke-12 dengan nilai investasi USD 111,6 juta dan 421 proyek.

Dari tujuh perusahaan yang sudah dipastikan akan melakukan relokasi investasi ke Indonesia, PT Meiloon Technology Indonesia sudah melakukan groundbreaking pembangunan pabriknya di Subang, Jawa Barat. Perusahaan yang memproduksi speaker, audio dan video elektronik berorientasi ekspor itu merelokasi pabriknya dari Suzhou, China ke Indonesia.

Sementara itu, Kenda Tire (PT Kenda Rubber Indonesia) yang juga dari Taiwan juga masuk dalam jajaran tujuh perusahaan yang sudah dipastikan akan merelokasi investasinya dari Shenzen, China ke Indonesia.

"Jadi potensinya terus kami kejar," kata Bahlil.

Baca Selanjutnya: 17 Investor Berminat...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BKPM
  3. Investasi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini