Bos BI: Tax Amnesty & pemangkasan anggaran jaga defisit tetap aman

Senin, 19 September 2016 15:04 Reporter : Hana Adi Perdana
Bos BI: Tax Amnesty & pemangkasan anggaran jaga defisit tetap aman Agus Martowardojo. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Matowardojo masih belum melakukan kajian terhadap potensi defisit anggaran yang mencapai 2,5 hingga 2,7 persen tahun ini, karena rendahnya penerimaan negara. Angka defisit tersebut lebih besar dibanding yang ditargetkan dari APBN-P 2016 sebesar 2,35 persen.

"Saya masih belum ada kajian soal itu, karena itu masih pesan awal yang kita dengar," ujarnya di komplek perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/9).

Meski begitu, dia mengapresiasi langkah pemerintah untuk menjaga defisit anggaran tidak melampaui 2,5 persen. Salah satunya dengan optimalisasi penerimaan pajak melalui program pengampunan pajak atau Tax Amnesty serta pemotongan anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L).‎

Dengan demikian, dia melihat bahwa kondisi fiskal masih sejalan dengan target yang telah diumumkan oleh pemerintah.

"Dan saya juga menyambut baik bahwa bukan hanya optimalisasi penerimaan pajak tetapi pembahasan dengan K/L untuk pengurangan budget yang tidak prioritas sudah mulai berjalan," tuturnya.‎ [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini