Bos BI minta fintech dan e-commerce uji coba aturan Sandbox

Rabu, 29 November 2017 10:32 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Bos BI minta fintech dan e-commerce uji coba aturan Sandbox Agus Martowardojo. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan pihaknya amat peka terhadap perkembangan teknologi digital yang kian pesat dalam menciptakan model-model bisnis baru yang beragam dan inovatif. Namun, diperlukan sebuah instrumen regulasi untuk menjaga iklim bisnis agar tetap kondusif bagi semua pelaku usaha.

"Kami akan mengeluarkan peraturan bagi pelaku teknologi finansial (fintech) termasuk e-commerce guna menerapkan prinsip kehati-hatian, menjaga persaingan usaha, pengendalian risiko dan perlindungan konsumen," ungkapnya di JCC, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).

Karena itu, Bank Indonesia mewajibkan semua pelaku fintech yang bergerak di sektor pembayaran untuk mendaftarkan diri ke Bank Indonesia, melaporkan kegiatan, dan melakukan uji coba dalam regulatory sandbox.

Bank Indonesia akan bekerja sama dengan OJK, Kemenkominfo, dan otoritas terkait untuk mendata dan memetakan kegiatan pelaku fintech dan e-commerce secara utuh.

Mantan Menteri Keuangan ini pun menegaskan bahwa Bank Indonesia melarang pelaku fintech, e-commerce, serta penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menggunakan virtual currency, serta bekerja sama dengan pihak-pihak yang memfasilitasi transaksi menggunakan virtual currency.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya kejahatan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan menjaga kedaulatan rupiah sebagai legal tender di Indonesia. "Kami juga mencegah peluang arbitrase, praktik bisnis tidak sehat, dan pengendalian bisnis oleh pihak-pihak di luar jangkauan NKRI, yang dapat merusak struktur industri," tegas dia. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini