Bos BI: Masih Ada Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan

Selasa, 27 Oktober 2020 17:06 Reporter : Merdeka
Bos BI: Masih Ada Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. ©2020 dok.Bank Indonesia

Merdeka.com - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada Oktober 2020 memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate/7DRRR) pada posisi 4 persen. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang terus membaik, termasuk rencana stimulus fiskal yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, seperti yang disampaikan pada RDG bulan ini, pertimbangan utama bank sentral tahan suku bunga acuan adalah untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Namun, dia tetap membuka kemungkinan BI7DRRR akan terpangkas pada November 2020 mendatang.

"Karena memang ada ketidakpastian baik di pasar keuangan domestik maupun global. Meski kami mencatat dengan inflasi yang sangat rendah dan pertumbuhan ekonomi yang memang perlu didorong, kami lihat ada ruang penurunan suku bunga acuan," ujarnya dalam sesi teleconference, Selasa (27/10).

Perry pun menyatakan komitmen bahwa Bank Indonesia akan terus membantu perkembangan aktivitas ekonomi yang mulai membaik pada triwulan III 2020. Hal itu disebutnya jadi bagian dari RDG bulanan yang digelar bank sentral.

"Insya Allah kami akan review kembali di November. Baik dari nilai tukar Rupiah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, ketahanan eksternal, semua akan kami lihat dan diskusikan pada Rapat Dewan Gubernur," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: BI Turunkan 100 bps Suku...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini