Bos berkasus, kinerja BUMN ini memburuk

Kamis, 12 November 2015 08:05 Reporter : Saugy Riyandi
Bos berkasus, kinerja BUMN ini memburuk Merpati Airlines. Merdeka.com/Arie Basuki
4. Dirut Merpati Airlines Rudi Setyopurnomo

Merdeka.com - Direktur Utama Merpati Airlines Rudi Setyopurnomo dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Laporan tersebut dilakukan Mantan Direktur PT Merpati Nusantara Airlines Sardjono Jhony.

Berdasarkan laporan polisi nomor TBL/37985/XI/2012 PMJ Ditreskrimum tanggal 2 November 2012, Mantan Dirut Merpati Sardjono Jhony menjelaskan duduk persoalan pengaduannya ke polisi. Semua bermula saat pertemuan para direksi pada 29 Oktober lalu di Kantor Merpati Nusantara. Saat itu, kata Jhony, Dirut Merpati Rudy Setyopurnomo menyebut mantan dirut Merpati menjanjikan upeti untuk anggota DPR sebesar Rp 18 miliar.

"Dalam pertemuan itu, terlapor (Rudy) di hadapan para karyawan Merpati, menyampaikan jika saya sebagai direktur lama menjanjikan uang Rp 18 miliar ke DPR dan telah membayar Rp 5 miliar. Ini pernyataan yang sangat fitnah," ujar Jhony.

Padahal, selama menjabat sebagai dirut, Jhony mengklaim tidak pernah meminta maupun diminta menyerahkan uang ke siapapun. Termasuk ke politisi di Senayan. Kepada polisi, Jhony menyerahkan rekaman laporan rapat sebagai barang bukti. Dia juga membawa empat saksi yang mendengar langsung pernyataan Rudy.

"Jika memang terbukti melakukan tindak pidana, terlapor bisa dikenakan pasal 310 dan 311 KUHP," imbuh Jhony.

Benarkah Rudi menyampaikan hal tersebut? "Tidak," singkat Rudy.

Namun, dia mengaku tidak bisa membeberkan isi rapat dengan direksi. Alasannya, ini menyangkut kerahasiaan perusahaan. Rudi hanya menyampaikan bahwa, saat rapat direksi, dia hanya memberikan penjelasan kepada petinggi-petinggi perusahaan maskapai penerbangan nasional tersebut perihal instruksi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Rudy menyampaikan kepada direksi Merpati terkait perintah agar perusahaan BUMN tidak memberi upeti kepada oknum anggota DPR. "Saya sampaikan intinya hanya itu," tegasnya.

Menurutnya, langkah itu diambil sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebagai pemegang tongkat komando di salah satu perusahaan milik negara, Rudy mengaku hanya melindungi anak buahnya dari praktek tidak sehat. "Saya hanya ikut aturan saja," katanya. [sau]

Baca juga:
Fahri Hamzah sebut Menteri Rini Soemarno raja tega
Jaring peserta, BPJS Ketenagakerjaan gelar Fun Run 2015
Hidupkan Merpati, Kementerian BUMN dapat dua investor
Tiga petinggi terkena kasus upah minimum, Kertas Leces setop operasi
Genjot proyek 35.000 MW, pemerintah tunjuk Jarman jadi komisaris PLN

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini