Bos Bekraf: Kalau dibandingkan dengan bank, sektor ekonomi kreatif itu sebesar BRI

Jumat, 16 Maret 2018 14:13 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos Bekraf: Kalau dibandingkan dengan bank, sektor ekonomi kreatif itu sebesar BRI Kepala BEKRAF Triawan Munaf. ©2018 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kepala badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Triawan Munaf, mengatakan nilai ekonomi kreatif terus meningkat Rp 70 triliun dalam sumbangan pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tiap tahunnya. Tahun ini, lanjutnya, sumbangan ekonomi kreatif pada PDB ditarget mencapai Rp 1.100 triliun.

"Kontribusi ekonomi kreatif pada PDB ini sangat menggembirakan. Setiap tahun ada kenaikan kurang lebih Rp 70 triliun. Kenaikan lumayan cukup besar," ungkapnya saat press conference Market Fast 2018, di Jakarta, Jumat (16/3).

Triawan menyebut, akhir 2016 lalu, sumbangan nilai ekonomi kreatif Indonesia berada di angka Rp 922 triliun. Sementara, di akhir 2017, diperkirakan sudah mencapai Rp 1.000 triliun.

"Kalau dibandingkan besarnya bank. Paling besar (aset) bank BRI itu Rp 1.000 triliun juga. Ekonomi kreatif itu sudah Rp 1.000 triliun," ujarnya.

Dia juga berharap, di akhir 2018, ekonomi kreatif bisa terus bertumbuh. Sebab, dikatakannya, masih banyak potensi dan pelaku ekonomi kratif yang bisa membesarkan usahanya.

"Kebanyakan dari mereka belum berbadan hukum jadi masih belum punya kemampuan untuk membuat pembukuan. Secara survei belum betul betul angka yang real," tandasnya.

Seperti diketahui, hingga akhir 2017, aset bank pemerintah mencapai Rp 3.025,61 triliun. Di mana, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyumbang angka terbesar yakni Rp 1.076,43 triliun.

Sementara, di urutan kedua diikuti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini