Bos Bappenas: Tak Ada Pertukaran Pemulihan Ekonomi dengan Pelestarian Lingkungan

Jumat, 13 November 2020 12:36 Reporter : Idris Rusadi Putra
Bos Bappenas: Tak Ada Pertukaran Pemulihan Ekonomi dengan Pelestarian Lingkungan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. ©2020 Merdeka.com/Sulaeman

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi menegaskan tidak ada trade off atau pertukaran antara pemulihan ekonomi dan pelestarian lingkungan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"Dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, Bappenas terus menekankan tidak ada trade off, sekali lagi, tidak ada trade off antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa dalam Kick Off COREMAP-CTI di Sorong, Papua Barat dikutip dari Antara, Jumat (13/110.

Menurut Suharso, upaya pemerintah memulihkan ekonomi dan terus menjaga kelestarian lingkungan tetap menjadi perhatian utama pemerintah di tengah pandemi. Dia pun menilai kedua hal tersebut bagai sepasang sayap angsa yang harus saling menyokong agar sang angsa bisa terbang.

Di tengah pandemi, pemerintah juga tidak bisa menomorsatukan pengelolaan pandemi tanpa memberikan perhatian yang sama terhadap pemulihan ekonomi. Sebaliknya, tidak pula pemerintah hanya fokus pada pemulihan ekonomi dan menomorsatukan kesehatan karena keduanya harus berjalan beriringan.

"Itu yang saya maksud sepasang sayap angsa. Jadi tidak ada trade off antara pemulihan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Dalam konteks ini tidak bisa dipertukarkan. Tidak ada nilai tukar," katanya.

Oleh karena itu, program Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI) yang digagas Kementerian PPN/Bappenas bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diharapkan akan dapat melindungi dan mengelola pemanfaatan terumbu karang serta ekosistem terkait, termasuk kawasan konservasi perairan, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Pelestarian sumber daya pesisir, dalam hal ini terumbu karang dapat menjadi contoh nyata bagaimana menjaga lingkungan dapat sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat dan nasional. Ini yang saya sebut daya dukung yang harus kita maintain (pelihara) sehingga meski dieksploitasi demi laut sejahtera, rakyat sejahtera, ekonomi sejahtera, tapi tidak punah dan terjaga," kata Suharso.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendukung penuh upaya konservasi terumbu karang karena dampaknya yang besar bagi ekonomi dan lingkungan.

"Menanam satu terumbu karang sama saja dengan oksigen dari 20 pohon di darat, sangat penting. Cara mengontrol pelestarian terumbu karang, dalam jangka pendek, memperkuat pengawasan rusaknya terumbu karang karena ditabrak kapal. Target jangka panjang dengan lestarinya terumbu karang adalah tempat pemijahan ikan. Untuk produksi ikan, ada juga penambahan cold storage," katanya.

Baca Selanjutnya: Pelaksanaan COREMAP-CTI...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bappenas
  3. Pertumbuhan Ekonomi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini