Bos anyar BEI lebih dulu fokus percepatan penyelesaian transaksi saham

Senin, 2 Juli 2018 10:46 Reporter : Merdeka
Bos anyar BEI lebih dulu fokus percepatan penyelesaian transaksi saham Perdagangan IHSG pascainsiden ambruknya selasar Gedung BEI. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi, mengatakan untuk tahun ini otoritas bursa lebih berkonsentrasi pada sistem penyelesaian transaksi jual dan beli saham di pasar modal dari tiga hari (T+3) menjadi dua hari (T+2). Sementara itu, untuk penurunan jumlah satuan lot saham, dia berpendapat masih dibutuhkan banyak kajian di dalamnya.

"Target kita dalam waktu dekat ini yaitu T+2. Kita sudah sosialisasi T+3 ke T+2 ini, namun sepertinya kita akan sosialisasi kembali untuk gaungkan ini" tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/7).

Tahun ini, kata Inarno, akan menargetkan pada kebijakan percepatan sistem penyelesaian transaksi terlebih dahulu. "Untuk penurunan lot saham ini belum ada update terkini, masih wacana ya. Jadi kita masih konsen untuk T+2 dulu. Karena lot saham juga kan masih banyak butuh kajian yang dibutuhkan investor ya," ungkapnya.

Inarno menambahkan, dengan percepatan sistem penyelesaian transaksi jual dan beli saham ini, dipandang akan menciptakan efektivitas waktu untuk perdagangan saham.

"Dengan kebijakan ini, yang pasti trading limit-nya jadi lebih luas. Dari T+3 yang biasa datanya makan waktu 3 hari, sekarang jadi 2 hari saja, lebih efisien," tandas dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6 [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini