BKPM sosialisasi sistem perizinan online ke 163 investor Korea Selatan

Rabu, 1 Agustus 2018 16:37 Reporter : Dwi Aditya Putra
BKPM sosialisasi sistem perizinan online ke 163 investor Korea Selatan gedung BKPM. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus melakukan langkah aktif untuk menyukseskan pelaksanaan Online Single Submission (OSS) atau sistem perizinan online terintegrasi. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi OSS kepada 163 investor dari Korea Selatan.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Andi Maulana menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memperjelas pemahaman terhadap program yang diluncurkan oleh pemerintah pada tanggal 8 Juli 2018 tersebut.

"Dari beberapa feedback yang masuk dari investor internasional, mereka masih belum sepenuhnya memahami kemudahan yang ditawarkan oleh OSS. Ini tujuan kami melaksanakan kegiatan ini," ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (1/8).

Menurut Andi, kegiatan tersebut disambut antusias oleh investor Korea Selatan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dia menambahkan, beberapa peserta yang hadir mewakili perusahaan-perusahaan ternama di Korea Selatan.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal, Azhar Lubis menambahkan bahwa seluruh staf BKPM siap untuk membantu investor dalam mengoperasikan OSS. "Sistem yang baru ini dapat memberikan kemudahan bagi pelayanan di Indonesia," lanjutnya.

Sedangkan Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Moda, l Farah Ratnadewi Indriani menyampaikan bahwa terjadi perubahan paradigma yang sangat mendasar dalam pelayanan. "Di samping standarisasi sama antara pemerintah daerah dan pusat, regulasi yang dikeluarkan dengan OSS ini melakukan simplifikasi terhadap berbagai persyaratan yang dibutuhkan," jelasnya.

Farah mengemukakan bahwa simplifikasi yang dilakukan menggunakan metode HGSL (Hapus, Gabung, Sederhanakan dan Limpahkan). Dirinya pun mencontohkan di mana sektor Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) yang sebelumnya 43 perizinan dan 30 non perizinan, kini menjadi 6 perizinan dan 3 non perizinan.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Pelayanan Aplikasi BKPM, Husen Maulana juga melakukan simulasi langsung di depan para investor untuk menunjukkan secara langsung kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh OSS.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan perusahaan Korea Selatan seperti LG, Hyundai, Lotte, Kocham, Hankook, KEB Hana Bank, dan Posco.

Sebagai informasi, pelaksanaan OSS sendiri saat ini masih dilakukan di Kementerian Koordinator Perekonomian dan nantinya akan dilimpahkan secara permanen ke BKPM. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini