BKPM klaim sukses cegah PHK 24 ribu karyawan industri padat karya

Kamis, 3 Desember 2015 12:53 Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu
BKPM klaim sukses cegah PHK 24 ribu karyawan industri padat karya Pekerja tekstil. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Badan Koordinisasi Penanaman Modal (BKPM) mengklaim berhasil mencegah pemutusan hubungan kerja sebanyak 24 ribu karyawan di industri padat karya. Itu berkat pendirian Desk Khusus Investasi Tekstil dan Sepatu (DKI-TS).

Lewat unit itu, BKPM telah menerima banyak pengaduan dari 50 perusahaan padat karya. Sebanyak 17 perusahaan diantaranya ditangani langsung oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).

"Dari 33 perusahaan ditangani DKI-TS, mayoritas mempermasalahkan kenaikan upah minimum berbeda dari yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam PP 78 tahun 2015," kata Kepala BKPM Franky Sibarani kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (3/12).

Kemudian, 13 perusahaan mengeluhkan soal tarif listrik, restitusi Pajak Pertambahan Nilai. Kemudian, bahan baku impor, pembiayaan modal kerja, impor ilegal, dan lainnya.

Franky mengilustrasikan, salah satu perusahaan tekstil di Jawa Barat berniat memberhentikan sebanyak 616 pekerjanya. Namun, itu bisa diceah setelah pabrika mendapat keringan dalam pembayaran listrik.

"Setelah difasilitasi pertemuan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan Jawa Barat, perusahaan tetap akan beroperasi tanpa melakukan PHK. Ini selesai tanggal 20 November 2015," katanya. [yud]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini