BKPM gandeng Lembaga Sandi Negara jaga sistem izin investasi

Selasa, 10 Februari 2015 11:01 Reporter : Novita Intan Sari
BKPM gandeng Lembaga Sandi Negara jaga sistem izin investasi gedung BKPM. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) meningkatkan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(PTSP).

"Kerja sama dengan Lemsaneg ini sangat penting untuk memberikan perlindungan keamanan data, terutama dokumen investor yang di- submit untuk perizinan," ujar Kepala BKPM Franky Sibarani dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (10/2).

Dengan adanya PTSP, kata Franky, frekuensi transaksi data dalam rangka penerbitan perizinan dan nonperizinan akan semakin tinggi. Dengan adanya nota kesepahaman, Lemsaneg akan mendukung penyelenggaraan PTSP Pusat dan memberikan perlindungan keamanan sistem informasi, termasuk didalamnya dukungan kebutuhan peralatan keamanan informasi dan jaring komunikasi sandi.

Lemsaneg saat ini sudah menugaskan lima pegawai di PTSP Pusat untuk membantu pengamanan data dan sistem informasi. PTSP Pusat di BKPM saat ini melayani 138 kelompok izin dan lima perizinan bidang usaha yang sudah terintegrasi.

Yaitu, sektor kelistrikan, industri, kawasan industri, kawasan pariwisata dan pertanian. Proses perizinan tersebut dilayani oleh 77 petugas penghubung dari 22 Kementerian/Lembaga.

"Ke depan kita terus berusaha mempercepat waktu pelayanan, menyederhanakan prosedur perizinan dan mengkaji izin-izin yang dapat disatukan. Dengan demikian, PTSP Pusat merupakan langkah awal untuk memperbaiki daya saing investasi Indonesia, terutama dibandin [yud]

Topik berita Terkait:
  1. BKPM
  2. Investasi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini