BKPM: Batam punya studio film terbesar di Asia Tenggara

Sabtu, 16 Juli 2016 09:54 Reporter : Siti Nur Azzura
BKPM: Batam punya studio film terbesar di Asia Tenggara Game Hitman. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan Batam merupakan kawasan ekonomi pertama di Indonesia yang menjadi tujuan investasi, baik bagi investor asing maupun domestik. Sayangnya, pamor Batam sebagai daerah tujuan investasi dalam beberapa tahun terakhir, berada di bawah daerah-daerah lainnya yang menjadi pilihan sebagai lokasi investasi.

Dengan demikian, BKPM bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam akan bersinergi untuk mengembalikan Batam sebagai tujuan investasi utama. Terutama dalam mempersiapkan beberapa fasilitas perusahaan ekonomi kreatif, sekaligus kawasan industri yang ada di wilayah tersebut.

"Dari sisi kesiapan maupun fasilitas infrastruktur yang dimiliki di Batam sebenarnya tergolong prima. Oleh karena itu, BKPM akan bekerjasama dengan BP Batam untuk mempromosikan kembali Batam," kata Franky dalam keterangan resminya, Sabtu (16/7).

Salah satu fasilitas yang dimiliki Batam adalah studio film dan rumah produksi Infinite, yakni studio film terbesar di Asia Tenggara dengan luas 7,6 Ha dan saat ini sedang dibangun perluasan studio seluas 3,2 Ha.

Studio milik perusahaan Indonesia ini telah digunakan untuk berbagai film terkenal dari luar negeri seperti Hitman, Blackhat, Jocker Game dan telah mendapatkan enam penghargaan yang popular di Amerika Serikat yakni Emmy Awards.

"Studio tersebut juga telah memproduksi film-film animasi seperti film-film Nickelodeon, Disney channel, film animasi cerita rakyat Jepang, Brunei dan lain-lain," imbuhnya.

Dengan kegiatan usaha industri kreatif tersebut menandakan Indonesia sudah siap untuk mengembangkan industri kreatif, terutama dari sisi talenta atau tenaga muda untuk industri kreatif. Sebab, rumah produksi animasi tersebut merupakan salah satu aset ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Indonesia yang harus didukung.

"Rumah produksi animasi ini dalam produksinya menggunakan talenta-talenta Indonesia yang berjumlah sekitar 300 talenta muda," jelas Franky. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini