BKPM bakal cabut 15.500 izin prinsip investasi

Kamis, 5 Februari 2015 15:55 Reporter : Saugy Riyandi
BKPM bakal cabut 15.500 izin prinsip investasi Kepala BKPM Franky Sibarany. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal mencabut 15.500 izin prinsip investasi. Berdasarkan evaluasi, para pemegang izin prinsip itu tak kunjung merealisasikan investasinya di Indonesia.

"Kami melakukan satu review terhadap izin prinsip, ada 15.500 pemilik izin prinsip yang tidak melakukan investasinya. Nilainya hampir mencapai Rp 1.000 triliun," ujar Kepala BKPM Franky Sibarani saat bertemu pelaku usaha di gedung Kamar Dagang dan Industri (kadin) Indonesia, Jakarta, Kamis (5/2).

Menurut Franky, para pemegang izin prinsip frustasi dengan rumitnya prosedur memulai usaha di Indonesia. Ini membuat mereka menyerah berinvestasi di Tanah Air.

"Itu semua kami cabut nanti. Alasan berhentinya karena frustasi mengurus izinnya. Di BKPM itu izin prinsip keluar hanya tiga hari, tapi di kementerian-kementerian bisa capai dua tahun," kata dia.

Belajar dari pengalaman itu, BKPM lalu mulai memonopoli perizinan investasi di Indonesia mulai Januari lalu. Pelayanan terpadu satu pintu yang dijalankan telah berhasil menggandeng 22 kementerian dan lembaga berwenang mengeluarkan izin investasi.

"Kami keluarkan PTSP untuk bantu para investor tersebut. Banyak masalah dalam izin itu, ada yang menjual lagi ke investor lain," pungkas dia. [yud]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini