BKN Usul Peserta CPNS Gunakan Joki Dilarang Kembali Ikut Seleksi 10 Tahun

Kamis, 20 Februari 2020 13:26 Reporter : Anisyah Al Faqir
BKN Usul Peserta CPNS Gunakan Joki Dilarang Kembali Ikut Seleksi 10 Tahun Kepala BKN Bima Haria Wibisana. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, mengatakan hingga saat ini telah ditemukan 5 kasus pelanggaran penggunaan joki di masa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019. Lima kasus itu seluruhnya terjadi di Sulawesi Selatan.

"Diskualifikasi pelanggaran joki ada 5," kata Bima di Kantor BKN, Jakarta Timur, Kamis (20/2).

Bagi peserta yang menggunakan joki, BKN mengusulkan diberi sanksi tidak boleh ikut lagi ikut seleksi CPNS. Jika perlu tidak boleh ikut seleksi selama 10 tahun. Tujuannya agar memberikan efek jera.

"Tapi itu masih usulan kami, kalau diskualifikasi (dari CPNS) iya," kata Bima.

1 dari 1 halaman

Joki CPNS Gunakan Alat Canggih

gunakan alat canggih

Kasus joki di Sulawesi Selatan ini bukan pertama kali. Hampir tiap tahun ada saja kasus sejenis. "Sepertinya ini profesional dengan gadget elektronik yang hebat," ucap Bima.

Dari lima joki tes itu ada yang tertangkap di dalam ruangan. Ada juga yang lari saat ketahuan oleh panitia.

Meski begitu, pihak panitia sudah mengantongi identitas para pengguna joki. Secara otomatis kelimanya tidak tidak mendapatkan nilai karena tidak mengikuti ujian.

Sementara itu, pelaku joki tes telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Sebab, telah melakukan pelanggaran hukum.

[bim]

Baca juga:
Begini Syarat Peserta CPNS 2019 Lolos ke Tahap SKB
Per 19 Februari, Tingkat Kelulusan Peserta CPNS 2019 Formasi Diaspora 100 Persen
BKN Catat 3,3 Juta Peserta SKD CPNS 2019, 287.965 Gugur Karena Tak Hadiri Tes
Lolos Tes SKD CPNS 2019, Apa Tahapan Berikutnya?
Peserta Tes CPNS di Depok Ketahuan Bawa Jimat
Bukan Jimat, Ini Kunci Sukses Seleksi CPNS Menurut Wali Kota Bandung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini