Biaya pembangunan naik, berapa ongkos kereta cepat Jakarta-Bandung nantinya?

Rabu, 21 Februari 2018 13:44 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Biaya pembangunan naik, berapa ongkos kereta cepat Jakarta-Bandung nantinya? Jokowi resmikan kereta cepat Bandung-Jakarta. ©Reuters/Garry Lotulung

Merdeka.com - Nilai proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung bertambah dari semula USD 5,9 miliar menjadi USD 6,071 miliar. Salah satu penyebabnya adalah naiknya nilai asuransi proyek dan komponen debt service reserve account (DSRA).

Lantas, apakah kenaikan biaya pembangunan berpengaruh pada ongkos kereta cepat Jakarta-Bandung nanti?

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan tarif atau ongkos yang akan dipatok untuk sekali perjalanan menggunakan kereta cepat Jakarta-Bandung masih dikaji. Meski nilai proyek mengalami kenaikan sebanyak dua kali, namun rencana tarif ongkos masih di kisaran awal yaitu Rp 200.000 per orang.

"Itu masih percakapan, targetnya Rp 200.000," kata Menhub Budi saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/2).

Sebagai informasi, wacana penetapan ongkos kereta cepat Jakarta-Bandung sudah dilakukan sejak 2014 dengan target Rp 200.000. Nantinya, waktu tempuh Jakarta-Bandung hanya sekitar 45 menit.

Kereta cepat memiliki empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar (Bojongsoang, Kabupaten Bandung). [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini