BI tak khawatir kenaikan harga pangan Natal dan Tahun Baru ganggu target inflasi

Jumat, 29 Desember 2017 16:02 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
BI tak khawatir kenaikan harga pangan Natal dan Tahun Baru ganggu target inflasi Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, mengungkapkan hasil survei inflasi pada minggu keempat Desember menunjukkan adanya kenaikan. Kendati demikian, Agus menegaskan bahwa angka inflasi masih berada dalam level aman dan sesuai target.

"Inflasinya 0, 61 persen tapi 0,61 persen jika diliat yoy (year on year) nya tetap 3,5 persen dan 3,5 persen itu sesuai dengan perkiraan kita," kata Agus di Mesjid BI, Jumat (29/12).

Adapun target inflasi akhir tahun adalah 3 persen hingga 3,5 persen year on year atau dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Agus juga menjelaskan, kenaikan inflasi minggu terakhir Desember diakibatkan oleh lonjakan beberapa harga pangan dan transportasi udara. "Kita melihat 0,61 persen dibandingkan minggu pertama itu 0,2 persen itu ada tekanan inflasi dan kita amati sekarang ini inflasi ini dari volatile food dan angkutan udara," terang Agus.

Agus mengungkapkan, beberapa jenis komoditi pangan penyumbang inflasi di akhir tahun diantaranya adalah daging ayam, telur ayam, cabai dan beras.

"Tapi kita sudah koordinasikan dengan pemerintah pusat, dengan pemerintah daerah dan yang satu lagi angkutan udara, tapi kalau yoy nya jadi 3,5 persen itu sejalan dengan target kita dikisaran 3, jika dilihat 3 tahun terkahir 3,3 - 3,02 sama 3,5 jadi kita insya Allah ada di era inflasi rendah dan stabil."

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini