BI sebut penguatan Rupiah bukti keberhasilan pemerintah tekan impor

Selasa, 6 November 2018 14:19 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
BI sebut penguatan Rupiah bukti keberhasilan pemerintah tekan impor Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) terus menunjukkan penguatannya. Pagi ini, Rupiah dibuka di level Rp 14.945 per USD, dan terus menguat hingga mencapai level Rp 14.863 per USD.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo menyebutkan penguatan atau apresiasi tersebut merupakan bukti keberhasilan kebijakan BI dan pemerintah dalam menjaga stabilisasi Rupiah.

"Iya, artinya beberapa kebijakan pemerintah, terutama dengan menekan atau mengelola defisit transaksi berjalan, sudah mulai terlihat hasilnya," kata dia di hotel Pullman, Jakarta, Selasa (6/11).

Meski begitu, dia menegaskan saat ini dampak kebijakan-kebijakan tersebut belum maksimal. Terutama dalam hal pembatasan impor.

"Memang belum bisa dilihat secara maksimal, jangan secara langsung dampak impor berkurang, karena bagaimana pun juga ada impor untuk capex, itu yang terus berjalan. Karena untuk kebijakan investasi, infrastruktur, itu juga masih terus berlangsung," ujarnya.

Akan tetapi, untuk impor non strategis, misalnya konsumsi sudah relatif lebih rendah. Angka pertumbuhan impor riil sendiri di kuartal III 2018 lebih rendah dibandingan kuartal II 2018.

"Jadi itu sudah dukungan, meski sebenarnya kebijakan itu baru di September, sehingga hasilnya belum begitu terasa di kuartal III 2018, jadi mungkin lebih banyak kita lihat di kuartal IV 2018," ujarnya.

Dia menegaskan BI dan pemerintah akan terus menjaga Rupiah tetap berada di fundamentalnya.

"Stabilisasi Rupiah terus kami lakukan, meski tentunya dalam beberapa hal itu dalam tentunya dari kombinasi kami memainkan suku bunga, intervensi, dan nilai tukar itu sendiri didepresikan secara gradual," tutupnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini