BI prediksi investasi langsung asing banjiri RI hingga akhir tahun

Senin, 19 Juni 2017 14:26 Reporter : Siti Nur Azzura
Agus Martowardojo. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memprediksi akan ada peningkatan aliran dana asing yang masuk ke Indonesia di semester II-2017 hingga 2018. Dana asing tersebut berasal dari investasi langsung luar negeri (Foreign Direct Investment).

Sejauh ini tercatat, pada periode Januari-Mei 2017, ada tren peningkatan dana masuk ke Indonesia hingga Rp 112 triliun. Jumlah itu meningkat 62,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 70 triliun.

"Kami kan liat inflow cukup besar. Banyak lihat pada surat berharga negara. Kami lihat ke depan akan ada inflow yang mengarah pada FDI dan ini mungkin Semester II-2017 dan 2018 itu akan terjadi," kata Agus di Jakarta, Senin (19/6).

Meski demikian, dana asing tersebut masih belum bisa mendongkrak nilai tukar Rupiah. Seperti diketahui, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat tipis di perdagangan hari ini, Senin (19/6). Rupiah dibuka di level Rp 13.291 per USD atau menguat dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 13.299 per USD.

Hal ini dikarenakan besarnya permintaan Dolar AS salah satunya untuk kegiatan impor, dan kewajiban perusahaan membayar dividen atau bunga utang ke luar negeri. "Kami tahu kalau di kuartal II setiap tahun itu (kebutuhan) Rupiah cukup besar karena ada permintaan untuk impor, sehubungan dengan persiapan hari raya," imbuhnya.

Dengan demikian, defisit transaksi berjalan di kuartal II-2017 akan mencapai 2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), meningkat dari kuartal I-2017 sebesar 1 persen. Melihat hal tersebut, Agus memperkirakan defisit transaksi berjalan di sepanjang 2017 akan mencapai 1,8 persen dari PDB.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.