BI: Eksportir belum percaya perbankan Indonesia

Selasa, 3 Desember 2013 14:46 Reporter : Novita Intan Sari
BI: Eksportir belum percaya perbankan Indonesia Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Masih banyak eksportir yang belum percaya dengan kemampuan perbankan Indonesia. Makanya, aliran Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang masuk ke Indonesia tahun ini hanya meningkat sedikit ketimbang sebelumnya. Akibatnya, rupiah belum cukup memiliki penopang untuk menguat.

"Mereka (eksportir) tidak percaya dengan trustee domestik. Trustee di luar negeri lebih tertata. Belum lagi, mereka biasanya memiliki perjanjian eksportir dengan head office-nya, dan susah melakukan perubahan. Jadi mereka terlanjur percaya dan melakukan perjanjian dengan head office nya," ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan dan Kepatuhan Laporan BI Wiwiek Sisto Widayat saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (3/12).

Atas dasar itu, menurut Wiwiek, bank sentral bakal terus mengintensifkan sosialisasi pemulangan DHE kepada eksportir. Pemulangan DHE bakal berdampak positif pada kestabilan makro ekonomi, sumber pembiayaan ekonomi, dan pendalaman pasar keuangan di Tanah Air.

"Harapannya, DHE masuk 90 persen artinya potensi kita untuk rupiah semakin stabil dan aman," kata Wiwiek.

"Tidak mungkin DHE masuk 100 persen masuk karena kegiatan eksportir itu bermacam-macam, ada yang hanya mendapatkan jasa sehingga ada nilai tambahnya, ada juga ekspor yang langsung diterima tunai, contohnya, ekspor penjual tanah abang dan ekspor yang masuknya ke pemerintah yang dilakukan pertamina dan BUMN," lanjutnya. [yud]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bank Indonesia
  3. Perbankan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini