BI buktikan pembangunan infrastruktur bisa genjot pertumbuhan ekonomi

Rabu, 6 Desember 2017 15:31 Reporter : Wilfridus Setu Embu
BI buktikan pembangunan infrastruktur bisa genjot pertumbuhan ekonomi Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kepala Divisi Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Donni Fajar Anugerah meyakini proyek infrastruktur yang tengah digenjot pemerintah Jokowi-JK akan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Hal ini bahkan telah dibuktikan melalui simulasi yang dilakukan Bank Indonesia tentang kaitan antara pembangunan infrastruktur dengan pertumbuhan ekonomi.

"Jadi kita coba lakukan simulasi kalau infrastruktur kita kembangkan mulai dari listrik, jalan tol, pelabuhan,dan bandara ini dampaknya bagaimana pada pertumbuhan PDB," ungkapnya dalam Seminar 'Prospek dan Peluang Investasi di Indonesia', di Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/12).

Dari simulasi tersebut, kata dia, pengembangan infrastruktur di sektor kelistrikan akan menyumbang tambahan 0,26 persen pada pertumbuhan PDB. "Kalau kita bangun listrik maka (PDB) nasional akan tumbuh 0,26 persen di atas base line-nya. Base line itu artinya ekonomi tumbuh tanpa melakukan apa-apa. Jadi misalnya tanpa lakukan apa-apa kita tumbuh 5 persen, bangun listrik bisa meningkat hingga 5,26 persen per tahun," jelas dia.

Pembangunan infrastruktur di sektor transportasi darat-pun memberikan sumbangan pada pertumbuhan ekonomi. Ketersediaan infrastruktur transportasi darat menurutnya akan menyumbang 0,26 persen pada PDB

"Kalau transportasi darat kita lihat (sumbangan) 0,26 persen secara nasional. Secara daerah, di Sumatera cukup tinggi, 0,27 persen. Memang di sana masih kurang (infrastruktur transportasi darat), sehingga tol trans Sumatera dibangun dengan harapan ke depan akan mendorong perekonomian di Sumatera."

Menurut simulasi BI, pembangunan transportasi laut paling banyak menyumbang pada PDB yakni mencapai 0,43 persen. "Karena kita negara kepulauan. Begitu transportasi terjangkau semua produksi akan lebih mudah untuk mengalir dan mudah juga untuk melakukan pemerataan," ujar dia.

Sedangkan pembangunan infrastruktur transportasi udara bakal menyumbangkan 0,23 persen pada pertumbuhan PDB.

"Ke depan dengan beberapa pembangunan infrastruktur yang ada ini kan baik buat ekonomi pada medium dan long term-nya. Jadi memang setiap negara yang lebih fokus kepada Infrastruktur memang akan sedikit lebih lambat untuk ekonomi jangka pendek, tapi untuk menengah dan panjangnya, itu tumbuhnya akan lebih tinggi," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini