Besok, Terbang Lewat Bandara Soekarno-Hatta Wajib Miliki Hasil Negatif Tes PCR

Sabtu, 23 Oktober 2021 15:30 Reporter : Anisyah Al Faqir
Besok, Terbang Lewat Bandara Soekarno-Hatta Wajib Miliki Hasil Negatif Tes PCR Kepadatan Bandara Soekarno-Hatta jelang larangan mudik. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta mulai 24 Oktober 2021, memberlakukan ketentuan di dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 88/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi COVID-19. Penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR dengan sampel maksimal diambil 2x24 jam sebelum keberangkatan.

"Sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, serta jangkar untuk penerbangan domestik, Bandara Soekarno-Hatta siap mendukung perjalanan dalam negeri dengan transportasi udara selalu memenuhi protokol kesehatan di dalam SE Menhub," kata Awaluddin dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (23/10).

Untuk mendukung penerapan ketentuan baru tersebut manajemen Bandara Soekarno-Hatta menyiapkan beberapa hal. Antara lain menyediakan fasilitas tes RT-PCR di Airport Health Center di Terminal 3 dan Terminal 2. Di setiap terminal tersedia layanan walk-in service (calon penumpang langsung datang ke lokasi), lalu pre-order service (calon penumpang melakukan reservasi terlebih dahulu di antaranya melalui aplikasi traveling), kemudian drive thru service.

"Airport Health Center dioperasikan oleh mitra yang memiliki kompetensi di bidang tersebut," kata Awaluddin memastikan.

Bandara Soekarno-Hatta juga menyiapkan sentra vaksinasi di terminal 2 dan terminal 3. Awaluddin mengatakan sentra vaksinasi ini bentuk dari kolaborasi yang baik antara AP II dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta (KKP Kemenkes) dan instansi lain dalam mendukung percepatan program vaksinasi nasional.

"Selain bersama KKP Kemenkes, Bandara Soekarno-Hatta juga sangat terbuka dan beberapa kali sudah berkolaborasi juga dengan instansi lain dalam membuka sentra vaksinasi bagi masyarakat luas," kata Awaluddin.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

besok, terbang lewat bandara soekarno-hatta wajib miliki hasil negatif tes pcr

Selanjutnya, di sejumlah titik di dalam Terminal 2 dan Terminal 3 terdapat vending machine selama 24 jam. Menyediakan alat pelindung diri (APD) dan alat kebersihan, seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer, tissue anti bakteri. Dia mengatakan kemudahan mendapat perlengkapan ini untuk membantu calon penumpang untuk dapat selalu menerapkan protokol kesehatan.

Manajemen juga menyediakan perangkat atau fasilitas untuk PeduliLindungi. Pelaku perjalanan dalam negeri mengisi eHAC yang ada di aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, dalam memproses keberangkatan, pelaku perjalanan juga diminta menunjukkan surat hasil tes RT-PCR dan surat vaksin yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi.

KKP Kemenkes di Bandara Soekarno-Hatta memiliki prosedur penanganan bagi orang yang diduga terpapar COVID-19. Di dalam mendukung prosedur tersebut, disiapkan fasilitas pendukung di Bandara Soekarno-Hatta seperti misalnya ruang isolasi, tandu isolasi (stretcher isolation chamber), hingga ambulance untuk membawa pasien ke rumah sakit rujukan.

Terakhir, untuk memperkuat protokol kesehatan, Bandara Soekarno-Hatta juga telah menyediakan fasilitas tes PCR di Terminal 3 Kedatangan Internasional bagi penumpang yang baru mendarat dari luar negeri. Ini juga guna memenuhi ketentuan di dalam SE Menteri Perhubungan.

Dalam waktu dekat, Bandara Soekarno-Hatta juga akan mengoperasikan Biosafety Laboratorium Level 2 (BSL 2) guna meningkatkan kapasitas pemeriksaan sampel RT-PCR bagi penumpang dari luar negeri. Awaluddin menuturkan AP II memastikan Bandara Soekarno-Hatta dapat beroperasi dengan baik dengan menjalankan berbagai prosedur yang ditetapkan di tengah pandemi COVID-19.

"Di tengah pandemi ini, AP II memastikan Bandara Soekarno-Hatta tetap beroperasi 24 jam setiap harinya dengan melakukan berbagai penyesuaian termasuk menjalankan Biosecurity dan Biosafety Management guna memperkuat protokol kesehatan," ujar Awaluddin.

[bim]

Baca juga:
Serikat Pekerja AP II Soroti Ketidakadilan Syarat Perjalanan Moda Pesawat Terbang
Operator Bandara Tunggu Aturan Baru Penerbangan Umrah di Masa Pandemi Covid-19
Bandara Soetta Temukan Penumpang WNA Positif Covid-19, Belum Ada Varian MU
Tiga Terminal di Bandara Soetta Jadi Sentra Vaksinasi Bagi Penumpang dan Masyarakat
Tarif Rapid Tes Antigen di Bandara Kelolaan AP II Turun Jadi Rp85.000
Syarat Terbaru Penerbangan di Bandara AP II saat Penerapan PPKM Jawa dan Bali

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini