Bertemu Parlemen Rusia, Puan Tagih Janji Putin Bangun Kereta di Ibu Kota Baru

Kamis, 6 Oktober 2022 17:10 Reporter : Anisyah Al Faqir
Bertemu Parlemen Rusia, Puan Tagih Janji Putin Bangun Kereta di Ibu Kota Baru Puan Maharani. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Ketua DPR-RI, Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Rusia Valentina Matviyenko. Pertemuan tersebut membahas tawaran Presiden Rusia Vladimir Putin kepada Indonesia soal partisipasi Rusia dalam proyek transportasi kereta Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur melalui perusahaan Russian Railways.

Kepada Valentina, Puan mengatakan Indonesia saat ini masih menunggu soal kelanjutan dari tawaran Putin untuk mengembangkan transportasi perkeretaapian di ibu kota baru negara.

"Saya juga mengapresiasi minat Rusia untuk terlibat dalam pengembangan Ibu Kota Negara atau IKN,” ungkap Puan di Jakarta, Kamis (6/10).

Puan berharap, rencana peningkatan kemitraan kedua negara menjadi mitra strategis dan peluncuran perundingan perdagangan Indonesia dengan Eurasian Economic Forum dapat segera diwujudkan dalam waktu dekat.

Puan menyebut Rusia merupakan pasar potensial dan mitra dagang utama di kawasan Eropa Timur dan Tenggara dengan target peningkatan nilai perdagangan mencapai USD 5 miliar.

“Bagi Indonesia, Rusia juga merupakan negara potensial untuk kerja sama investasi karena nilai realisasi investasi Rusia di Indonesia yang terus meningkat,” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Hubungan Terus Ditingkatkan

Puan melanjutkan, DPR berharap hubungan dan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia yang sudah berjalan dengan baik dapat terus ditingkatkan.

Terutama dengan memanfaatkan forum kerja sama bilateral yang telah terbentuk dan secara reguler dilakukan pertemuan. Semisal Sidang Komisi Bersama Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi dan Teknik, serta Konsultasi Bilateral Bidang Keamanan.

"Saya mendorong kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dengan Rusia. Bagi kami, Rusia merupakan alternatif negara untuk pengadaan atau modernisasi alutsista Indonesia," ucap Puan.

"DPR RI dan Parlemen Rusia juga perlu memainkan peran diplomasi parlemen untuk ikut mengupayakan terwujudnya perdamaian dan keamanan internasional," tutupnya. [idr]

Baca juga:
Ibu Kota Baru Punya Tol Bawah Laut Terdalam di Dunia, Tender Mulai 2023
Jokowi Siapkan Insentif untuk Investor Bangun Ibu Kota Baru, Seperti Apa?
Ini Strategi Pemerintah Jadikan IKN Kota Layak Huni
Dunia Dibayangi Resesi Ekonomi di 2023, Bagaimana Nasib Pembangunan Ibu Kota Baru?
Staf Erick Thohir: Tak Ada Sepeserpun PMN BUMN untuk Ibu Kota Baru
Menteri LHK Siti Nurbaya: Pembangunan IKN Tidak Merusak Alam

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini