Berkat virus Wannacry, BlackBerry raup untung

Jumat, 19 Mei 2017 10:29 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Berkat virus Wannacry, BlackBerry raup untung Wannacrypt. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - BlackBerry, perusahaan ponsel pintar asal Amerika Serikat, kini telah beralih lini bisnis menjadi penyedia perangkat lunak (software) dan penghubung perangkat. Berkat kemampuannya menangkal Wannacry, virus yang tengah ramai diperbincangkan belum lama ini, harga saham perusahaan mampu menanjak.

Dilansir dari CNN Money, Jumat (19/5), CEO BlackBerry Jhon Chen mengatakan peralihan tersebut membuat BlackBerry kembali dikenal pasar. Terbukti, 60 persen penjualan perusahaan berasal dari perangkat lunak dan jasa.

"BlackBerry memasok perangkat lunak untuk sejumlah perusahaan mobil. Ford, GM, Fiat Chrysler, Honda, dan Toyota adalah pelanggannya," ujarnya.

Peralihan bisnis ini membuat nilai saham BlackBerry terbang tinggi minggu ini. Nilai saham naik hingga di atas USD 10 per lembar saham untuk pertama kali dalam dua tahun terakhir.

Keamanan siber sudah tentu menjadi kunci bisnis BlackBerry. Keunggulannya dalam keamanan membuat perangkat lunak BlackBerry tetap dipakai untuk komputer di pemerintah Amerika Serikat dan perusahaan di Wall Street.

Keunggulan ini juga yang membuat saham BlackBerry cerah sendiri saat ramai-ramai fenomena virus Wannacry. Di tulis di laman resminya, BlackBerry mampu mendeteksi 'celah' dalam sistem komputer atau jika ada bagian dari program yang hilang. Di mana, melalui bagian yang hilang tersebut virus dapat masuk menyerang komputer.

"Virus akan semakin banyak seiring semakin vitalnya peran internet," tulis mereka.

Berkat ini pula, penjualan BlackBerry di triwulan pertama mencapai USD 1,7 miliar. Naik dari USD 90 juta dari akhir November 2016. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini