Berkat Fintech, Investor Pasar Modal Tembus 1,25 Juta dalam 4 Tahun

Rabu, 10 Juli 2019 12:09 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Berkat Fintech, Investor Pasar Modal Tembus 1,25 Juta dalam 4 Tahun Deputi Direktur Pengelolaan Investasi OJK Halim Haryono Soal Investor Pasar Modal. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal berdasarkan single investor identification (SID) telah melebihi angka satu juta. OJK menilai jumlah investor terus meningkat terutama sejak 4 tahun lalu dengan didorong oleh adanya digitalisasi.

"Perkembangan investasi di pasar modal mengalami perkembangan yang cukup bagus," kata Deputi Direktur Pengelolaan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Halim Haryono, dalam sambutannya pada peluncuran Reksadana Umrah, di Kebayoran, Jakarta, Rabu (10/7).

Dia mengungkapkan, sekitar 4 tahun lalu jumlah investor masih sekitar 350.000 orang. Angka tersebut terus bertambah seiring munculnya platform-platform digital yang menjual reksadana.

SID reksadana diterapkan sejak 2014 dengan jumlah investor terdaftar 320.063. Sementara SID investor keseluruhan di pasar modal diterapkan sejak 2012, sebanyak 281.256 orang.

"Sekarang dibantu oleh teman-teman yang menggunakan jasa fintech, jumlahnya naik cukup tajam jadi sudah 1,25 juta investor. Saya pikir itu kenaikan yang sangat signifikan, besar sekali," ungkapnya.

Selain itu, dana kelolaan reksadana juga mengalami lonjakan serupa. 4 Tahun lalu dana di reksadana sekitar Rp 270 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan. "Sekarang bulan Juli awal sudah mencapai Rp 520 triliun," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, pasar modal sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan, tidak hanya investor dengan dana besar. "Yang menikmati pasar modal bukan hanya yang modalnya besar, tapi juga yang modalnya biasa-biasa saja bisa berinvestasi di pasar modal," tutupnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini