Berkat Bandara Baru, Pertumbuhan Ekonomi Yogya Melesat dan Angka Pengangguran Turun

Jumat, 5 Juli 2019 14:59 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Berkat Bandara Baru, Pertumbuhan Ekonomi Yogya Melesat dan Angka Pengangguran Turun Dirut PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) telah beroperasi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bandara yang terletak tepat di sisi pantai selatan Yogyakarta ini dipercaya membangunkan geliat pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi, menyebutkan bandara yang dibangun dengan fasilitas modern tersebut telah berhasil mengerek angka pertumbuhan ekonomi di daerah Kulonprogo. "Pembangunan (bandara) ini terus terang saja memberikan dampak yang sangat signifikan pada masyarakat," kata dia, di Bandara YIA, Kulonprogo, Jumat (5/7).

Dia mengungkapkan, di 2015, target pertumbuhan ekonomi di Kulonprogo hanya 5,4 persen. Angka tersebut bahkan tidak berhasil dicapai. Namun, di 2019, saat bandara YIA sudah mulai beroperasi melayani penerbangan, angka pertumbuhan ekonomi meningkat drastis.

"Di tahun 2019 sampai dengan April, pertumbuhan ekonomi di Kulonprogo sudah 10,6 persen ini naiknya sangat signifikan padahal bandara belum selesai dioperasikan. Bayangkan nanti kalau misalnya bandara ini sudah 100 persen beroperasi," ujarnya.

©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Bahkan, kehadiran bandara yang bertujuan menggantikan Bandara Adisutjipto tersebut ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi Yogyakarta secara keseluruhan. "Dan ini juga berdampak sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta karena di tahun 2016 pertumbuhan ekonominya 5,05 persen, sekarang ini sudah 7,5 persen," ujarnya.

Selain itu, Bandara YIA juga diklaim telah mampu mengatasi permasalahan pengangguran di Kulonprogo. Sebab, 70 persen pegawai dan petugas bandara merupakan putra putri daerah yang diberdayakan dan direkrut.

"Ini juga sudah cukup signifikan dampaknya karena kalau kita lihat dari data statistik tahun 2015 tingkat pengangguran di Kulonprogo itu 3,7 persen sekarang ini di 2019 sudah menurun sekitar 1,45 persen," ujarnya.

Kehadiran YIA juga, lanjutnya, telah dirasakan langsung dampak positifnya oleh masyarakat setempat. "Jadi dampak terhadap proses pembangunan ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat termasuk pertumbuhan ekonomi. Bahkan kemarin dari DPRD melakukan survei secara khusus di YIA dan mereka mendapati fakta bahwa lebih dari 70 persen petugas atau pekerja semuanya dari Kulonprogo ya," tutupnya. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini