Beri Ragam Manfaat, Food Estate Mampu Tekan Emisi Gas Rumah Kaca

Rabu, 7 April 2021 21:23 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Beri Ragam Manfaat, Food Estate Mampu Tekan Emisi Gas Rumah Kaca Menko Luhut Binsar Pandjaitan Tinjau Hutan Mangrove. ©2021 Liputan6.com/Ditto Radityo

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut, lumbung pangan di Kalimantan Tengah sebagai food estate multi benefit. Sebab, banyak memberi manfaat mulai dari mendukung ketahanan pangan hingga mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Kawasan food estate Kalimantan Tengah yang berfokus di wilayah eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) selain untuk mendukung ketahanan pangan nasional, juga yang utama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Menko Luhut seperti dikutip dari Antara saat mengunjungi Blok A5 di kawasan food estate di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa (6/4).

Menurut dia, lahan gambut yang dimanfaatkan dan terkelola dengan baik diharapkan dapat mengurangi resiko bencana kebakaran hutan dan lahan, juga mengurangi emisi karbon (gas rumah kaca) dari lahan gambut. "Untuk kondisi spesial ini, saya bisa sebut sebagai food estate multi benefit," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Luhut didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kunjungan kerja itu dilakukan untuk melihat progres pengembangan food estate Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah percontohan kawasan lumbung pangan di Indonesia.

Kawasan food estate seluas 10.000 hektare di Kabupaten Pulang Pisau dan 20.000 hektare di Kabupaten Kapuas kini telah hampir seluruhnya diolah dan ditanami berbagai varietas padi.

Dalam rangkaian kegiatannya di Kalteng, Menko Luhut beserta para menteri mengunjungi bengkel alat dan mesin pertanian (alsintan) milik Kementerian Pertanian. Bengkel alsintan ini dianggap masih perlu untuk ditingkatkan dari aspek peralatan dan perlengkapan.

"Kalau bisa TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) alsintan ini terus dioptimalkan. Upaya ini akan memberikan akses bagi petani mendapatkan alat yang lebih murah dan mudah mengoperasikannya," pesan Menko Luhut.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini