KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Berbekal Rp 1,4 triliun, BPS petakan pertanian nasional

Rabu, 31 Oktober 2012 12:45 Reporter : Ardyan Mohamad
pertanian. http://merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) selama 1-31 Mei 2013 bakal melaksanakan sensus pertanian keenam sepanjang negara ini berdiri. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,4 triliun buat memetakan potensi sektor pertanian nasional, termasuk sub-sektor peternakan dan perikanan.

Meski biayanya besar, Kepala BPS Suryamin menyatakan sensus ini sangat dibutuhkan dalam memberi potret bagi pengambilan kebijakan ekonomi yang terkait pertanian. Secara holistik, budidaya tanaman, padi, palawija, hortikultura, tanaman perkebunan, ternak, unggas, hingga subsektor penangkapan ikan bakal disensus.

"Misalnya nanti kita bisa lihat ada potensi tebu di wilayah tertentu, kenapa kita impor, berharganya potret ini karena kita bisa lihat potensi sub-sektor pertanian di pelbagai wilayah itu sudah optimal atau belum," ungkapnya.

Tahun lalu, sektor pertanian menyumbang 14,7 persen dalam Produk Domestik Bruto (PDB), urutan kedua selepas sektor industri pengolahan (24,3 persen). Penduduk Indonesia yang terserap ke sektor pertanian mencapai 112,8 juta atau 36,52 persen dari keseluruhan populasi.

Hasil lengkap sensus bakal dilansir BPS pada semester pertama 2014. Namun, gambaran sekilas diupayakan bisa diumumkan akhir 2013. Suryamin menjamin tidak akan ada pungutan bagi rumah tangga dan usaha pertanian yang menjadi subyek sensus.

"Kalau ada yang minta uang ke responden akan langsung kita putus kontraknya," ujar Suryamin menegaskan. [rin]

Topik berita Terkait:
  1. BPS

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.