Bentuk Holding Ultra Mikro, Suku Bunga PNM dan Pegadaian Bisa Turun

Selasa, 2 Februari 2021 21:30 Reporter : Merdeka
Bentuk Holding Ultra Mikro, Suku Bunga PNM dan Pegadaian Bisa Turun Pegadaian. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Kementerian BUMN akan membentuk holding ultra mikro yang beranggotakan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, holding ultra mikro berpotensi membuat suku bunga pinjaman PNM dan Pegadaian turun karena biaya operasionalnya berkurang.

"Kalau PNM itu bisa turun 3 persen suku bunganya, Pegadaian hanya turun sekitar 1,5 persen," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Selasa (2/2).

Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan suku bunga tersebut. "Pertama, ekses likuiditas dari BRI yang tiap hari itu secondary reserve Rp150 triliun ditempatkan di money market dengan yield 3 persen, sedang pendanaan PNM dan Pegadaian masih instrumen loan dengan bunga di atas 5 persen," kata dia.

Kedua yaitu meng-issue instrumen dengan bunga yang lebih rendah karena dijamin oleh BRI. "Jadi keuntungan pertama adalah mengefisienkan cost of fund, yang kedua adalah mengefisienkan overrated cost karena jaringannya bisa digunakan bersama-sama," kata Sunarso.

Lanjut Sunarso, peleburan ini akan membantu masing-masing perusahaan untuk bisa fokus ke bidangnya masing-masing.

"PNM jadi makin fokus di group lending dan menangani yang belum layak ke bank, Pegadaian makin fokus digadai yang memberikan pinjaman berdasarkan hukum gadai," katanya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini