Bencana marak melanda Indonesia, dana siaga Rp 1,5 T siap cair

Jumat, 17 Januari 2014 19:00 Reporter : Ardyan Mohamad
Bencana marak melanda Indonesia, dana siaga Rp 1,5 T siap cair Gunung Sinabung meletus. ©REUTERS/Roni Bintang

Merdeka.com - Maraknya bencana alam awal tahun ini diprediksi membuat kebutuhan anggaran meningkat. Kementerian Keuangan menyatakan lembaga terkait maupun pemerintah daerah tidak perlu khawatir, sebab, dari total dana bencana Rp 3 triliun untuk 2014, sebesar Rp 1,5 triliun bisa digunakan kapan saja bila dibutuhkan.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat dalam pembahasan APBN 2014 juga sudah memberikan lampu hijau, supaya penggunaan dana bencana lebih fleksibel. Tidak perlu ada hubungan dengan parlemen untuk minta izin buat tambahan penganggaran tersebut.

"Setiap waktu kalo itu dibutuhkan bisa diambil," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/1).

Sejauh ini, instansi pemerintah yang bersiap meminta tambahan anggaran adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana yang dibutuhkan, dengan maraknya bencana, mulai dari letusan Gunung Sinabung, banjir di Manado, sampai banjir Jabodetabek, diperkirakan Rp 200 miliar.

Askolani mengatakan permintaan BNPB itu bisa dipenuhi, walau seingatnya lembaga ini masih memiliki dana cadangan. "Sekarang dia punya masih punya dana cadangan, mau dipakai dulu. Bisa kita tambah. Sudah ada permintaan dari BNPB," ucapnya.

BNPB saat ini sedang menggelontorkan banyak dana untuk penanganan beberapa bencana yang terjadi bebarengan. Di DKI Jakarta, program modifikasi cuaca buat mengurangi curah hujan menelan dana Rp 20 miliar.

Buat banjir bandang melanda Manado dan Tomohon di Sulawesi Utara, lembaga pimpinan Syamsul Maarif itu telah mengirim bantuan Rp 3,13 miliar. Selain uang, peralatan pendukung, logistik, serta pesawat hercules juga dikerahkan.

Sedangkan untuk pengungsi di Tanah Karo, Sumatera Utara yang sampai sekarang mengalami dampak letusan Gunung Sinabung selama tiga bulan terakhir, BNPB sudah mengucurkan total Rp 20,1 miliar.

Baca juga:
LPDB siapkan Rp 3,6 T biayai 198.856 UMKM
Target lifting minyak tahun ini akan lebih realistis
Asumsi makro berantakan, pemerintah buka peluang ubah APBN 2014
Kemiskinan tinggi, Kemenkeu salahkan kinerja penyerapan anggaran
Anggaran Kementerian PU terserap 91 persen

Topik berita Terkait:
  1. APBN
  2. Bencana Alam
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini