Benarkah Dahlan Iskan gagal pimpin BUMN?

Kamis, 20 September 2012 13:31 Reporter : Idris Rusadi Putra
annual report 2012. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Selama lebih dari 11 bulan dipercaya menduduki jabatan sebagai Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN), kinerja Dahlan Iskan terus mendapat sorotan. Terlebih setelah aksi-aksinya yang nyeleneh saat 'mengobrak-abrik' perusahaan-perusahaan BUMN.

Kinerja Dahlan terus disorot, termasuk kabar terakhir, setelah Dahlan gagal membawa lima perusahaan BUMN untuk melepas saham perdana (initial public offering/IPO) di lantai bursa.

Salah satu kritikan terhadap kinerja Dahlan muncul dari gedung parlemen. "Saya bingung untuk menilai kinerja menteri BUMN, karena yang ada saat ini adalah langkah personal, bahkan mengurus dana sosial perusahaan," kata anggota Komisi VI DPR Arya Bima pada merdeka.com beberapa waktu.

Benarkah Dahlan telah gagal sebagai orang nomor satu di Kementerian BUMN? Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu yang hingga kini masih konsen mengamati perusahaan BUMN, pun angkat bicara mengenai hal ini. Said mengaku tidak ingin memberi penilaian spesifik terhadap kinerja Dahlan selama memimpin BUMN. Said hanya menyebutkan indikator-indikator keberhasilan yang menjadi bahan penilaian terhadap kinerja Menteri BUMN

"Saya tidak mau mengomentari itu, saya cuma memberikan indikator indikator keberhasilan seorang pemimpin BUMN. Saya hanya mengatakan siapapun yang memimpin BUMN yang dinilai adalah hasil kerjanya terhadap BUMN," tegas Said ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (20/9).

Said menyebutkan ada beberapa indikator keberhasilan seorang pemimpin di BUMN. Semisal, dinilai dari keberhasilannya meningkatkan kinerja BUMN, menghilangkan intervensi di BUMN.

"Meningkatkan kinerja BUMN bukan hanya dalam hal keuangan tapi segala aspek termasuk mengurangi intervensi di BUMN," jelasnya.

Indikator keberhasilan di BUMN yang dinilai oleh masyarakat adalah keberhasilan dalam membangun BUMN yang bersih dari korupsi dan juga mewujudkan kinerja BUMN yang bersih dari korupsi.

"Berhasil mewujudkan lembaga profesional dan berhasil menjadikan BUMN sebagai pilar pertumbuhan rakyat. Itu yang dinilai masyarakat. Kalau dia berhasil di situ ya berhasil," katanya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Dahlan Iskan
  2. BUMN
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini