Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina Tetap Bisa Bayar Pakai Uang Tunai

Rabu, 29 Juni 2022 16:54 Reporter : Anisyah Al Faqir
Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina Tetap Bisa Bayar Pakai Uang Tunai SPBU. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah berencana akan melakukan uji coba pembatasan penggunaan BBM subsidi yaitu dan Solar bersubsidi dan Pertalite di sejumlah wilayah. Pembatasan dilakukan dengan menggunakan aplikasi MyPertamina yang rencananya akan berlaku per 1 Juli 2022 mendatang.

Meski pembelian dilakukan menggunakan aplikasi, namun saat pembayaran, konsumen bisa melakukan pembayaran menggunakan e-wallet maupun uang tunai.

"Pembayaran tetap bisa menggunakan tunai dan non tunai," kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Rabu (29/6).

Irto memastikan, penggunaan aplikasi MyPertamina tidak akan menimbulkan antrean panjang di SPBU. Sebab prosesnya transaksi menggunakan aplikasi tidak terlalu lama. "Prosesnya tidak terlalu lama, diharapkan tidak menyebabkan antrean panjang," kata dia.

Uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota maupun kabupaten yang tersebar di lima provinsi. Lima provinsi tersebut antara lain Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

Dari kelima provinsi tersebut uji coba dilakukan di 11 kota. Di Sumatera Barat ada Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar. Di Kalimantan aka diujicobakan di Kota Banjarmasin.

Di Jawa Barat akan dilakukan di Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi. Lalu ada Kota Manado mewakili Sulawesi Utara dan Kota Yogyakarta mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta.

2 dari 2 halaman

Cara Daftar

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan datanya melalui laman https://subsiditepat.mypertamina.id/ . Setelah melakukan pendaftaran nanti akan dilakukan verifikasi terkait kendaraan dan identitas sebagai pengguna yang terdaftar.

Sistem MyPertamina akan membantu perseroan dalam melakukan pencocokan data pengguna yang akan membeli BBM bersubsidi Pertalite dan Solar.

Alfian meminta masyarakat untuk tidak khawatir apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina. Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.

"Pengguna terdaftar akan mendapatkan kode QR khusus yang menunjukkan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar," jelas Alfian.

Pertamina menjamin jika seluruh data sudah cocok, maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital.

"Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar, sehingga bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi," jelas Alfian.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta sistem untuk mendukung program penyaluran Pertalite dan Solar secara tepat sasaran. [idr]

Baca juga:
Siap-Siap, Beli LPG 3 Kg Bakal Diwajibkan Pakai Aplikasi MyPertamina
Pakai MyPertamina, Beli Solar Subsidi dan Pertalite Bakal Dibatasi per Harinya
BPH Migas: Jika Tak Dibatasi, Solar Subsidi Habis di Oktober 2022
Dukung Pengaturan Pembelian BBM Subsidi, Legislator PDIP Bicara Keadilan Distributif

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini