Begini Strategi Sri Mulyani Kelola Utang Indonesia yang Kian Menumpuk

Selasa, 4 Mei 2021 18:45 Reporter : Merdeka
Begini Strategi Sri Mulyani Kelola Utang Indonesia yang Kian Menumpuk Menkeu Sri Mulyani. ©Biro KLI Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, utang Indonesia pada tahun ini akan mencapai Rp1.177,4 triliun. Angka ini naik dari tahun 2020 yang hanya Rp 1.226,8 triliun. Pengelolaan utang ini akan dilakukan dengan sangat hati-hati.

Indonesia selama dua tahun terakhir mengalami kenaikan defisit yang sangat tinggi untuk melawan pandemi Covid-19. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun ini sebesar 5,7 persen, sehingga menyebabkan utang mencapai 1.177,4 triliun.

"Meskipun kondisi Indonesia relatif lebih kecil dibandingkan negara-negara lain dari sisi total defisit maupun rasio defisit, dari sisi total utang dan rasio utang terhadap PDB, kita tetap harus hati-hati," kata Sri Mulyani dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021 pad Selasa (4/5).

Menurutnya, kenaikan jumlah utang dalam situasi yang tidak biasa seperti saat ini, tetap harus dikelola secara bijaksana. "Terutama dengan adanya tren kenaikan suku bunga global yang akan menimbulkan dampak kepada seluruh dunia," sambungnya.

Dia mengatakan, pemerintah akan menggunakan pembiayaan yang inovatif, mendukung pendalaman pasar dan akses pembiayaan terutama untuk UMKM dan masyarakat berpendapatan rendah tetap akan diprioritaskan.

"Dari sisi investasi juga untuk mendukung PMN dalam pembentukan dana abadi, yang bisa digunakan untuk sekaligus sebagai buffer dalam situasi shock seperti saat ini," katanya.

Baca Selanjutnya: APBN Kerja Keras...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini