Begini Cara Industri Ajukan Izin Operasi saat PSBB

Jumat, 10 April 2020 15:29 Reporter : Idris Rusadi Putra
Begini Cara Industri Ajukan Izin Operasi saat PSBB Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian melansir teknis dan langkah pengajuan surat izin operasional industri saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pada prinsipnya, pengajuan izin harus mengisi formulir dengan mengakses portal SIINas.

Setelah masuk ke akun SIINas, klik 'e-Services', pilih 'Izin Operasional' dan mobilitas, isi form yang tampil di layar, dilanjutkan dengan klik 'Simpan' dan setelah permohonan divalidasi oleh sistem, perusahaan dapat mencetak Surat Keterangan dengan mengklik 'Cetak'.

"Apabila terdapat ketidaksesuaian antara data yang disampaikan dengan kondisi yang sebenarnya, Kementerian Perindustrian dapat mencabut Surat Keterangan yang sudah terbit. Izin berupa surat keterangan untuk operasional dan mobilitas kegiatan industri berlaku selama masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Jumat (10/4).

Agus menambahkan, nanti dokumen izin berupa surat keterangan untuk operasional mobilitas kegiatan industri dilengkapi dengan QR Code, untuk membuktikan keabsahan dari dokumen izin tersebut dapat dilakukan dengan menscan QR Code yang terletak pada pojok kiri bawah dokumen izin.

Perusahaan industri mengalami kendala teknis saat mengajukan permohonan perizinan kegiatan, dapat menghubungi helpdesk SIINas untuk menyampaikan permasalahannya.

1 dari 1 halaman

Industri Diharap Beri Kontribusi Ekonomi

beri kontribusi ekonomi rev1

Agus menuturkan, melalui upaya-upaya yang dilakukan Kemenperin tersebut, diharapkan sektor industri tetap mampu memberikan kontribusi terhadap ekonomi nasional di tengah meningkatnya penyebaran Covid-19 di wilayah Indonesia.

"Terutama yang diharapkan adalah produktivitas pada sektor-sektor yang produksinya berjalan secara berkesinambungan, khususnya yang memproduksi produk obat-obatan, alat kesehatan, alat perlindungan diri (APD) dan industri manufaktur utama, seperti makanan dan minuman, pengolahan makanan, kimia dan lainnya," pungkas Menperin. [idr]

Baca juga:
Masjid di Kebon Kosong Jakpus Gelar Salat Jumat Saat PSBB
Ada PSBB Jakarta, Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma Beroperasi Terbatas
PSBB Diterapkan, PNS Diminta Tetap Kerja Sesuai Target
Pimpinan DPR: Kita Dukung PSBB, Tapi Komunikasi Sosial untuk Berbagi Jangan Putus
Dukung PSBB Jakarta, Grab Hilangkan Fitur GrabBike
Penjelasan Gojek Atas Hilangnya Opsi Go-Ride

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini