Bea Cukai: Investigasi Garuda Indonesia Bawa Harley Davidson Ilegal Rampung Dua Hari

Selasa, 3 Desember 2019 13:50 Reporter : Anggun P. Situmorang
Bea Cukai: Investigasi Garuda Indonesia Bawa Harley Davidson Ilegal Rampung Dua Hari Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi melakukan investigasi terhadap maskapai Garuda Indonesia yang diduga membawa sparepart motor gede (moge) Harley Davidson langka keluaran 1970-an, dari Prancis ke Indonesia. Investigasi akan dirampungkan dalam dua hari ke depan.

"Lagi melakukan investigasi mendalam, penjelasan lengkap oleh pimpinan. Investigasi sama pihak pihak terkait. (Selesai) 1 sampai 2 hari," ujar Heru saat ditemui di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Selasa (3/12).

Heru menambahkan, hasil penyelidikan terhadap temuan ilegal tersebut akan langsung disampaikan kepada publik. Agar hal yang sama tidak terjadi lagi ke depan. "Nanti kita akan preskon ya," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara mengenai maskapai Garuda Indonesia yang diduga membawa sparepart motor gede (moge) Harley Davidson langka keluaran 1970-an, dari Prancis ke Indonesia. Dia mengatakan, akan melakukan perbaikan penanganan intelijen agar kejadian serupa tak terulang.

"Jadi ya kita akan terus memperbaiki penanganan kita, intelijen kita. Pajak dan bea cukai bersama-sama juga. Kadang-kadang menangani dari pajak dan bea cukai atau dua duanya secara sekaligus," ujar Sri Mulyani di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (3/12).

1 dari 1 halaman

Penyelundupan Sering Terjadi

Sri Mulyani mengatakan, penipuan seperti penyelundupan memang sering kali terjadi melalui berbagai pintu. Walau penanganan sudah canggih, modus penyelundupan juga tak kalah lebih canggih.

"Kalaupun melakukan ini selalu saja ada percobaan untuk lakukan penyelundupan. Karena ya memang pekerjaan mereka menyelundup, jadi mereka akan melakukan itu. Perubahan-perubahan policy dan peningkatan kewaspadaan mereka juga akan makin canggih," paparnya.

Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai sudah melakukan perbaikan sistem secara terus menerus. Selain itu, Bea Cukai juga melakukan kerja sama dengan beberapa negara seperti Singapura untuk menekan penyelundupan.

"Bea Cukai sudah meningkatkan kemampuan mereka kerja sama dengan negara lain terutama Singapura kemarin waktu saya ke sana, dengan Menkeu nya juga akan terus meningkatkan Mou kerja sama Bea Cukai Indonesia dengan Singapura sehingga data yang keluar dari sana masuk ke kita lebih konsisten," tandasnya. [idr]

Baca juga:
Garuda Indonesia Angkut Harley Ilegal, Bea Cukai Diminta Perbaiki Aspek Intelijen
Menhub Budi Mulai Telusuri Dugaan Garuda Indonesia Angkut Harley Davidson Ilegal
Garuda Indonesia soal Peluang Swasta Jual Avtur: Jangan Berandai-andai Lah
Jaksa Tangkap Terpidana Korupsi Tiket Garuda di Pekanbaru
Awal Tahun, 1 Pesawat Garuda Indonesia Siap Layani Kargo Merpati Airlines
Garuda Indonesia: Tak Ada Kenaikan Harga Tiket di Libur Natal dan Tahun Baru

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini