BCA Tawarkan Produk Baru untuk Asuransi Dana Pensiun

Rabu, 30 Oktober 2019 16:18 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
BCA Tawarkan Produk Baru untuk Asuransi Dana Pensiun BCA Luncurkan Asuransi Dana Pensiun. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Kemampuan untuk menyusun rencana keuangan yang baik merupakan hal yang dibutuhkan oleh setiap orang agar kehidupannya dapat terjamin hingga masa tua nanti. Salah satu bagian dalam perencanaan tersebut adalah perlindungan dana pensiun yang harus dipersiapkan sejak dini.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan PT AIA Financial (AIA) meluncurkan asuransi dana pensiun Proteksi Retirement Maksima (RetirePlan) sebagai salah satu solusi persiapan dana pensiun.

Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman mengatakan, masih ada pekerja usia produktif yang belum merencanakan masa tuanya. Menghadapi masa pensiun ke depannya tidak bisa dipersiapkan mendadak, perlu persiapan sejak dini baik secara mental dan finansial.

"Untuk menjawab tantangan tersebut dan sebagai wujud komitmen BCA dalam menyediakan solusi keuangan yang komprehensif bagi masyarakat, BCA bersama AIA menghadirkan RetirePIan untuk membantu masyarakat dalam mempersiapkan dana pensiun sejak dini," kata dia, di Jakarta, Rabu (30/10).

Dia menjelaskan, RetirePlan merupakan asuransi jiwa tradisional dengan pilihan bayar 5, 10, 15, atau 20 tahun yang memberikan jaminan manfaat tahunan selama 15, 20, 25, atau 30 tahun. Manfaat tahunan dijamin hingga 130 persen Premi Tahunan dan manfaat akhir Polis dijamin hingga 500 persen Premi Tahunan.

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pengelolaan dana pensiun di Indonesia hanya Rp266 triliun atau sekitar 1,85 persen dari produk domestik bruto (PDB). Bila dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Thailand memiliki akumulasi dana pensiun empat kali lipat dibanding Indonesia.

"Kami berharap, melalui RetirePlan dapat memberikan manfaat proteksi kepada para pekerja untuk merancang dana hari tua secara terencana sehingga jika terjadi risiko kebutuhan dapat tetap terpenuhi," ujarnya.

Presiden Direktur AIA Sainthan Satyamoorthy mengungkapkan, adanya kebutuhan yang tinggi untuk produk proteksi pensiun. Berdasarkan AIA Market Landscape Survey 2018, sebanyak 63 persen masyarakat merasa khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan finansial untuk mendukung kebutuhan hidup di hari tua.

Merujuk pada AIA Segmentation Study (2018-2019) salah satu penyebab rendahnya kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan dana pensiun adalah adanya harapan yang tinggi (46 persen) bahwa kelak anak-anak atau kerabat keluarga akan membantu menanggung biaya hidup di masa pensiun.

"RetirePlan dirancang dengan berbagai manfaat untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini sekaligus mempertegas komitmen kami untuk membantu jutaan keluarga Indonesia hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik," ujarnya. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini