BCA bakal pungut biaya untuk pengecekan saldo di ATM

Kamis, 3 Maret 2016 20:46 Reporter : Novita Intan Sari
BCA bakal pungut biaya untuk pengecekan saldo di ATM ATM. © Ubergizmo.com

Merdeka.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berencana bakal mengenakan biaya untuk pengecekan saldo di mesin kasir otomatis atau atm. Mengingat, ongkos pengoperasian ATM semakin mahal.

Presiden Direktur BCA Jahya Setiaatmadja mengatakan, nasabah bisa menggunakan ATM hingga 70 kali sebulan hanya untuk sekedar mengecek saldo rekening. Sementara bank tak pernah mengenakan biaya untuk aktivitas tersebut.

Di sisi lain, biaya perawatan ATM tak terbilang murah. Jahja menyebut biaya perawatan ATM mencapai Rp 144 juta per bulan.

Sementara, biaya pengadaan ATM per unit sekitar USD 5 ribu hingga USD 20 ribu.

"Semula kami mau tambah 2.700 mesin ATM. Tapi kalau melihat situasi seperti ini mungkin hanya akan nambah 500-1.000 ATM saja. Karena biayanya mahal," katanya di Jakarta, Kamis (3/3).

Atas dasar itu, menurut Jahja, pihaknya tengah menimbang pengenaan biaya untuk setiap pengecekan saldo di ATM dalam tiga hingga enam bulan mendatang. Adapun besarannya masih dalam kajian.

"Tapi gambaran kami pengecekan saldo di ATM yang lima hingga sepuluh kali dalam sebulan. Tapi, kalau ada yang 70 kali ngecek saldo sebulan, narik uang juga hanya Rp 50 ribu-Rp100 ribu, buat kami operasionalnya mahal," jelasnya.

"Kami bukan melarang cek saldo, tapi mendorong mereka pakai internet banking, m-banking, sms banking yang free tiap menit mau dicek juga silahkan." [yud]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BCA
  3. Perbankan
  4. Ekonomi Indonesia
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini