BBM naik, pemerintah janjikan perbaikan infrastruktur

Senin, 17 November 2014 21:41 Reporter : Putri Artika R
BBM naik, pemerintah janjikan perbaikan infrastruktur Andrinof Chaniago. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemerintah berjanji untuk mengalihkan subsidi BBM kepada sektor yang lebih produktif. Selama ini, subsidi dinilai sebagai pemborosan dan konsumtif. "Untuk tingkatkan produksi pangan, perbaiki irigasi, bangun irigasi, 2 tahun swasembada beras," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago di Istana Negara, Senin (17/11).

Dia menegaskan, selain untuk program tersebut, dana kompensasi BBM subsidi untuk peningkatan produksi energi, pembangunan pembangkit listrik, pembangkit lain pembangunan jalan baru. "Prioritaskan masyarakat lebih produktif," katanya.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi. Untuk premium jadi Rp 8.500 dan solar Rp 7.500. "Hari ini setelah melalui pembahasan, sidang kabinet dan rakor teknis, pemerintah mengalihkan dari sektor konsumtif ke produktif," kata Presiden Joko Widodo.

Kenaikan harga BBM terakhir dilakukan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tepatnya pada pada 22 Juni 2013. Saat itu, pemerintah menetapkan harga BBM bersubsidi jenis Premium naik Rp 2.000 per liter dan harga jual Solar naik Rp 1.000 per liter. [arr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini