Baru Dibuka, Pendaftaran Kolektif Uang Pecahan Rp 75.000 Diserbu 23.000 Orang

Rabu, 26 Agustus 2020 12:31 Reporter : Merdeka
Baru Dibuka, Pendaftaran Kolektif Uang Pecahan Rp 75.000 Diserbu 23.000 Orang Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak 322 kelompok sudah mendaftar untuk penukaran Uang Pecahan Khusus (UPK)Rp 75.000. Dari 322 kelompok ini, ada sekitar 23 ribu orang yang terdaftar.

"Baru sehari kami buka itu sudah ada 322 kelompok itu sebanyak kurang lebih hampir 23 ribu orang," beber Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim dalam webinar Ngomongin Uang Peringatan Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia, Rabu (26/8).

Sebagai informasi, layanan pemesanan dan penukaran uang pecahan Rp 75.000 bisa dilakukan masyarakat secara kolektif di seluruh kantor Bank Indonesia mulai pukul 07.00 WIB sejak Selasa 25 Agustus 2020, kemarin.

"Nanti akan dilakukan verifikasi dan validasi kemudian kami notifikasi kapan akan diambil. Sehingga jangan khawatir, kalau ada orang yang sudah mengambil, secara sistem kami kalau dia mengajukan lagi, akan ditolak, karena sistemnya 1 KTP adalah 1 lembar," jelas dia.

Dengan demikian, peredaran UPK Rp 75.000 ini dapat dikendalikan. "Kalau distribusi sudah makin besar, orang makin mudah, akhirnya masyarakat tidak perlu khawatir. Karena bisa membeli lebih mudah dengan harga yang pasti tidak berubah, dan tidak perlu mencari di pasar lain," imbuh dia.

Adapun persyaratan pendaftaran secara kolektif, pertama, merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pendaftaran ini minimal mewakili 17 orang, dan 1 KTP hanya berlaku untuk 1 lembar UPK Rp 75.000.

Baca Selanjutnya: Pemesanan Kolektif...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bank Indonesia
  3. Uang Baru
  4. Rupiah
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini