Baru 70 Korporasi Setuju Soal Pembentukan IFG Life untuk Selamatkan Jiwasraya

Rabu, 9 September 2020 16:06 Reporter : Anggun P. Situmorang
Baru 70 Korporasi Setuju Soal Pembentukan IFG Life untuk Selamatkan Jiwasraya Ilustrasi Jiwasraya. ©2019 Merdeka.com/Debby Restu Utomo

Merdeka.com - Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Robertus Bilitea mengatakan, pihaknya akan membentuk perusahaan baru yang diberi nama Indonesian Financial Group (IFG) Life untuk menyelamatkan Jiwasraya. Meski demikian, upaya ini baru disetujui 70 korporasi dari sekitar 180 korporasi.

"Jiwasraya pada saat ini, melakukan restrukturisasi terhadap para pemegang polisnya. Terus mendesain model restrukturisasi nya bagi yang retail dan sebagainya. Perkembangannya saat ini dari pemegang polis dan 70 korporasi yang sudah menyetujui pola restrukturisasi Jiwasraya, yang lainnya masih dijajaki Jiwasraya," ujarnya saat rapat di DPR, Jakarta, Rabu (9/9).

Dia menjelaskan, pemegang polis yang menyetujui rencana penyelamatan tersebut nantinya akan dipindahkan ke perusahaan baru bentukan BPUI. Sehingga, para nasabah Jiwasraya akan mendapatkan kembali polis baru.

"Maka seluruh pemegang polis yang menyetujui tadi, akan dipindahkan ke PT Bahana. Tentu sebelum dipindahkan mereka akan menandatangani perjanjian restrukturisasi nya. Mereka juga akan mendapat polis barunya," jelasnya.

Dalam mencari solusi penyelamatan perusahaan asuransi milik negara tersebut, setidaknya ada 4 pihak yang terlibat. Pihak-pihak tersebut antara lain Jiwasraya, BPUI, Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

"Kami berkoordinasi secara berkesinambungan. Pihak-pihak ini mempunyai peran sendiri-sendiri dan ada perannya yang kemudian berhubungan satu sama lain," kata Robertus.

Robertus menambahkan, apabila nantinya solusi penyelamatan yang ditawarkan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui rapat panitia kerja (panja) maka pihaknya akan melakukan sejumlah terobosan kinerja dan tidak lagi melakukan investasi asal-asalan seperti yang terjadi pada Jiwasraya sebelumnya.

"Tentunya sebagai perusahaan asuransi kami akan bangun dengan tata kelola yang bagus. Akan meningkatkan integritas kami direksi-direksi yang akan mengelola. Membangun IT yang bagus. Kemudian, produk yang akan kami masuki tak lagi produk yang sama seperti sebelumnya," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini